Rapat Kerja Daerah IX PWKI Papua Telah Menghasilan 20 Rekomendasi Penting

YOUTEFAPOST.COM-(JAYAPURA),-Rapat Kerja Tahunan Persekutuan Wanita Kristen Indonesia Provinsi Papua Yang berlangsung Selama dua Hari di Wisma Atlit Mandala Dok V Kota Jayapura.
Yakni dari tanggal( 4-5 September 2022 ),Kemarin Belum lama ini.

 

Rapat Kerja Tersebut telah Mengahasil beberapa Ketetapan-ketetapan penting yang akan di Pakai Sebagai Garis-garis Besar haluan kerja dalam Aktifitas se har-ihari dalam aturan pada Keluarga Persekutuan Wanita Kristen Indonesia sehingga nantinya akan dilanjutkan di bahas dalam Rakernas PWKI di Luar Papua dalam bulan September tahun 2022 ini juga.

 

Saat di wawancarai wartawan Media ini ibu Ketua PWKI Papua Dorince Mehue, S.E menyimpulkan bahwa ada hasil yang disepakati Bersama dalam raker tersebut dan  telah menghasilkan beberapa ketetapan dalam Bentuk Rekomendasi  penting seperti salah satunya  yang digaris bawahi yakni masalah (ADRT),dalam keluarga ada anggota-anggota kami yang mengalami hal tersebut seperti perceraian perpecahan sehingga berdampak pada Anak-anak “(Broken Home),oleh sebabnya dari Persekutuan Wanita Kristen Indonesia Telah bersepakat Untuk

Ketua DPD PWKI Papua NY..Dorince Mehue,S.E

Membuat dan Menambahkan dalam satu Rekomenndasi Penting yang kami Buat bersama.dalam mengatasi hal tersebut”ujarnya.

 

Rekomendasi tersebut akan kami Bawahkan dalam Mengikuti Rakernas PWKI di luar Papua dalam Bulan September 2022 ini Sehingga kami cepat membuat raker kerja ini”tandasnya.

 

 

Adapun hasil Rapat Kerja Daerah IX PWKI Provinsi Papua Tahun 2022 dengan Nomor : 09/SK/-Rakerda IX/PWKI-Papua/IX/2022,tentang Penetapan dan Pengesahaan Rekomendasi hasil Kerja RAKERDA IX PWKI Provinsi Papua Tahun 2022.

 

1.Pengadaan kantor PWKI Papua mencakup (a).ruangan konseling, (b).ruangan pendidikan bagi anak/penitipan.(c).Koperasi/toko galery.

2.Perlu ada Tim penyusun buku pedoman petunjuk Tehnis pelaksanaan Musda,Muscab dilingkungan PWKI Papua.

3.PWKI Perlu Membuat Buku saku AD /ART Dan dibagikan ke seluruh Sesama Anggota.

4.Perlu ada Format SK Baku yang bisa digunakan di semua DPC.

5. Perlu ada Kebijakan dan Pendekatan bagi anggota PWKI yang kurang aktif.

6.PWKI Perlu mempunyai Profile mencakup:
(a).Sejarah (History) tentang Asal Mula lahirnya PWKI.
(b).Sejarah terbentuknya PWKI di DPD,DPCdan PAC.

7.PWKI Perlu memastikan legalitas PWKI di Kesbangpol yang terupdate untuk Kepentingan pengembangan program.

8.PWKI ditingkat DPC harus mempunyai Sekretariat untuk menguatkan legalitas Kelembagaan.

9.PWKI Perlu membuat langgeng suara di RRI terkait Sejarah Singkat PWKI.

10.Perlu ada Kesamaan design dan ukuran dari Stempel PWKI adanya juknis untuk Organisasi dan administrasi,pencatatan alat, DPD,DPC.dan PAC yang diseragamkan.

11. Perlu di Ketahui Pendanaan PWKI diperoleh dari : (a).Iuran Wajib anggota Rp 10.000/bulan/anggota;
(b).Iuran Pangkal Rp.50.000/Per Periode.
(c).Adanya Aksi dana-dana lainnya.

12.Program Aksi Beda Rumah.

13.Pembuatan Bak Penampung Sampah.

14.Seminar Kanker,Servick dan Payudara.

15.Kegiatan Porseni dan Reatreat bagi Sesama DPD,DPC dan PAC.

16.Pembuatan Taman Kota dan Penghijauan Penanaman 1000 Pohon.

17.Komitmen mendukung perempuan kristen yang Mengalami KDRT.

18.Pembentukan Forum Pengusaha perempuan/Wanita Kristen.

19.Perlu adanya Legalitas Gedung Yayasan Tabita di Sentani

20. PWKI Perlu terlibat mengadukasi Gedung Tabita Kabupaten Jayapura Provinsi Papua.

 

Demikian Hasil Rekomendasi Rapat Musywarah Kerja Daerah IX Provinsi Papua Tahun 2022.(***)

(Editor : SONNY.RUMAINUM).

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.