Dua Tokoh Adat Biak Minta Kapolda Papua berikan Sanksi Hukum Kepada Danki AKP R Brimob Kompi (D). Wamena

YOUTEFAPOST.COM,(JAYAWIJAYA),-Pernyataan Orang nomor satu di Polda Papua ini , diungkapkan saat bertatap muka dengan Suzan Marani, ibunda dari Diego Rumaropen , di rumah duka di Jalan Trikora, Distrik Wamena Kota, Jayawiyaya, Papua. Selasa, (21/6/2022).

 

 

 

“Saya akan menindak tegas komandan kompi dari Dieogo, hari ini juga saya copot,” janji Kapolda sembari memegang tangan ibunda Dieogo.

 

 

 

Kapolda mengaku, Komandan Kompi YON- D AKP Rustam, secara SOP bersalah karena kelalaiannya.

 

.

Sementara itu, Suzan Marani, tak henti-hentinya mengungkapkan isi hatinya kepada Kapolda Papua. Dirinya meminta keadilan, karena belum siap kehilangan putra sulungnya yang baru enam bulan menjadi anggota Brimob.

 

 

 

“Sebagai seorang ibu, saya hanya minta keadilan kepada Bapak Kapolda selaku orang tua kami,” ucap Suzan diiringi isak tangis yang mendalam.

 

 

 

Sementara itu Saat dikonfirmasi  dua Tokoh Adat Biak di tanah Tabi Bapak Mananwir Dorus Awom dan Lamek Ap Meminta Bapak Kapolda Segera Memberikan Sangsi Hukum Pidana dan diproses Secara Adil Sesuai Hukum yang Berlaku Di NKRI. Saat Mendatangi Mapolda Papua Minggu Kemarin.(**)

 

(REDAKSI )

 

 

 

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.