Relawan dan Volunteer Peparnas XVI Mengikuti Bimtek Selama Tiga Hari

1.500 volunteer dan LO Peparnas XVI Papua mengikuti bimtek

YOUTEFAPOST.COM,-(JAYAPURA), – Sebanyak 1.500 volunteer (relawan) dan Liaison Officer (LO, petugas penghubung) Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 mengikuti bimbingan teknis di Auditorium Universitas Cenderawasih selama tiga hari, 21-23 Oktober 2021.

Ketua panitia bimbingan teknis tenaga volunteer dan Liaison Officer Peparnas XVI Papua 2021, Rivo Manansang, mengatakan 1.500 tenaga ini akan menyebar ke empat bidang utama, yakni bidang pertandingan, bidang konsumsi, bidang transportasi, bidang akomodasi, dan tambahan satu bidang kesehatan.

“Ini merupakan bidang-bidang yang dipersiapkan akan membantu pada saat pelaksanaan Peparnas XVI,” ujarnya kepada Jubi, Kamis (21/10/2021).

Peparnas XVI Papua 2021 akan berlangsung 2-15 November 2015 di dua klaster, yakni Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Ada 2.725 atlet dan ofisial yang akan berpartisipasi di Peparnas XVI Papua.

Tenaga volunteer dan Liaison Officer Peparnas XVI Papua mengikuti bimtek di Auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura, Kamis (21/10/2021).

 

“Hari ini (Kamis) pertemuan umum untuk menjelaskan fungsi masing-masing bidang dan besoknya (Jumat) dan selanjutnya pertemuan khusus di masing-masing bidang,” jelasnya.

Manansang mengatakan tujuan dari bimbingan teknis agar para volunteer dan Liaison Officer memiliki pandangan yang komprehensif dalam memberikan pelayanan kepada atlet berkebutuhan khusus dari seluruh Indonesia.

“Maka para atlet yang berkebutuhan khusus dapat dilayani secara profesional,” ujarnya.

Manansang mengatakan karena pelayanan ini bersifat khusus maka setiap volunteer dan LO wajib mengikuti bimtek ini. Mengingat para atlet ini harus diberikan ruang yang bersifat ramah lingkungan.

“Hal ini menjadi fokus dari panitia besar dalam rangka menyukseskan apa yang disebut sukses penyelenggaraan,” katanya.

Baca juga: Pembukaan Peparnas XVI Papua akan berlangsung di Stadion Mandala.

Salah satu peserta bimtek, Stela Pedai, mengatakan tertarik bergabung dan merupakan panggilan hati untuk melayani para atlet berkebutuhan khusus.

“Kalau PON sebelumnya untuk melayani atlet yang normal. Kalau Peparnas ini untuk melayani atlet berkebutuhan khusus dan ini adalah kesiapan hati saya untuk melayani mereka (atlet) penyandang disabilitas,” ujarnya.
(Pewarta : Theo Kelen Juby)

Editor: Dewi Wulandari

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *