Inilah Pesan Pilatus Kosay Mantan Atlet Disabilitas Papua Asal Wamena Yang Pernah Raih Medali Emas, kepada Anak Muda Genersi Penerus Bangsa

Foto Mantan Atlit Disabilitas asal Papua dari kota wamena Pilatus Kosay Perai Medali Emas Jawa barat

YOUTEFAPOST.COM, -(JAYAPURA) , – Atlet disabilitas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, Pilatus Kosay (34) menargetkan medali emas untuk Papua dalam Cabang Olahraga (Cabor) Atletik.

Saat ditemui di Hotel Metta Star Waena, yang merupakan tempat menginap para atlet atletik Papua berkebutuhan khusus, Pilatus mengungkapkan alasannya ingin mempersembahkan medali emas untuk Papua.

“Bagi saya, talenta yang dikasi tuhan dalam bidang olahraga ini, saya pakai untuk tanah ini (Papua), medali emas harga mati,” ucap pria asal Wamena Papua itu.

Pilatus juga menceritakan soal awal mula dirinya menjadi seorang atlet, berawal ketika ia ditemukan oleh seorang pelatih Cabor Atletik di pinggir jalan, pada Agustus 2016 silam.

“Awalnya saya ditemukan di pinggir jalan oleh seorang pelatih, dia lihat potensi dan kekuatan saya berlari, kemudian dia menawarkan ke saya untuk latihan,” jelasnya.

Pria kelahiran 23 Februari 1987 itu, juga pernah mempersembahkan medali emas Cabor Atletik disabilitas untuk bumi Cenderawasih, saat PON Jawa Barat 2016 lalu.

“Saat itu, saya meraih medali emas dalam lari jarak jauh atau marathon 5 Kilometer,” katanya.

Namun, ketika ditanya mengalahkan atlet dari provinsi mana saja kala itu, Pilatus mengaku lupa.
Walaupun tidak bersekolah di jenjang pendidikan formal, namun Pilatus berkeinginan untuk mengikuti program khusus dari pemerintah dalam hal pembinaan atlet.

“Saya berasal dari keluarga yang kurang mampu. Dulu kehidupan kami begitu sulit sehingga saya tidak bisa sekolah,” imbuhnya.

Usaha menyabet medali emas untuk Papua diupayakannya dengan latihan rutin setiap harinya kecuali Minggu, di pemusatan latihan Cabor Atletik Stadion Mahacandra Universitas Cenderawasih Perumnas III Waena Kota Jayapura.

Kenius juga mengatakan dirinya dan teman-teman penyandang disabilitas lainnya, mulai dari Tunagrahita, Tunadaksa, TRW dan Tunanetra dalam mengikuti event keolahragaan termasuk PON, mendapatkan bimbingan khusus dari National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.

Sekadar diketahui, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia adalah organisasi olahraga bagi penyandang disabilitas, dan wadah bagi atlet berkebutuhan khusus, untuk berprestasi di bidang olahraga.

Ditanya soal pesan bagi pemuda-pemudi berkebutuhan khusus yang ingin menjadi seorang atlet berprestasi seperti dirinya, Kenius mengatakan, harus berani keluar dari streotype.

“Usahakan keluar dari zona nyaman, gali dan temukan potensi diri sendiri, jangan mau dianggap lemah, tetapi tunjukkan dengan pencapaian dan prestasi,” ujar Pilatus.

Pilatus juga berpesan kepada generasi muda Papua, terutama yang memiliki kelengkapan fisik dan kesehatan, agar senantiasa memanfaarkan waktu muda dengan baik dan bermanfaat.

“Pesan kepada anak muda Papua generasi bangsa, kalau saudara masih punya badan yang lengkap dan bugar, manfaatkan anugerah tuhan itu sebab tidak semua orang terlahir demikian,” paparnya.

Bagi Pilatus, rasa bersyukur dan menerima diri sendiri ialah kunci kesuksesannya.
(Redaksiyp.com21)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *