Partai Demokrat Ajukan 6 Nama Untuk dipilih Sebagai Wagub Papua

Foto Bersama Wakil Ketua DPD Demokrat Papua RHP dan Anngotanya

YOUTEFAPOST.COM, -(JAYAPURA),- setelah Pembahasan dengan Koalisi Papua Bangkit Lukmen Jilid II dengan Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP MH, pada Senin Kemarin Partai Demokrat Langsung Menjemput Bola dengan Mengelar Rapat Pleno Khusus Yang laksanakan secara Internal yang Bertempat di Horizon Hotel Kotaraja Selasa malam ,(13/07/21) kemarin.

Saat di Wawancarai Sekreataris Partai Demokrat Papua Boy Markus Dawir pada Penutupan Akhir Rapat pleno penetapan 6 orang calon Wakil Gubernur Papua.

ia menjelaskan hasil dari rapat tersebut adalah membahas bersama hasil musyawarah atau Pleno Partai demokrat papua untuk memasukan 6 nama yang akan disampaikan kepada kepada koalisi Partai Papua bangkit Lukmen Jilid II Pengusung lukmen dan ada 6 nama Untuk Selanjut diambil Satu Orang dari partai Demokrat Yang akan di usulkan Maju calon Wakil Gubernur Papua,”terangnya.

Dari 6 nama yang di usulkan DPD Partai Demokrat antara lain : 1. Ricky Ham Pagawak, 2. Yunus Wonda , 3. Usman Wanimbo, 4. Tonni Tesar 5. Natalis Tabuni, 6. Yermias Bisay.

Lanjut Kata “BMD 6 nama ini akan teruskan kepada Ketua DPD Partai Demokrat untuk Memilih satu orang untuk diputuskan dan dari 6 nama itu akan diambil satu orang dari Sembilang partai hanya Nasdem yang Tidak Mengusulkan Nama calonnya dari Koalisi masing-masing partai koalisi dan akan diambil ada 8, dari (8) Partai yang mengajukan nama-nama Calonnya yang masing-masin hanya (1) orang dan akan diputuskan Menjadi (2) Orang saja yang maju dalam mengisi kekosongan Kursi Wakil Gubernur Papua, jelasnya.

Lalu kata Sekretaris Partai Demokrat Boy Markus Dawir bahwa kita terkendala dua Peraturan Mengacu pada Undang-undang Otsus Papua No. 17 ayat 3, jika wagub Berhalangan tetap maka jabatan wagub dapat diisi Pad Jabatannya Sampai habis masa jabatnnya tetapi sesuai pada kedua draf tadi telah di revisi sehingga sekarang Kita mengisi karena telah Berubah sehingga Kita akan Pakai dan mendorong kepada DPRD untuk Memilih dan mengangkat Calon Wakil kepala daerah, “imbunya.

Lalu Menurut PP.No. 12 Tahun 2018 tentang tata cara Pengisian kekosongan jabatan kepala daerah dan Wakil Kepala Dearah, salah satu Tugas DPRD adalah memilih kepala Daerah dan wakil Kepala daerah dalam hal terjadi Kekosongan masa jabatan lebih dari 18 Bulan namun kita tidak memakai peraturan Pemerintah ini, “Kata Boy.

Menurutnya yang kita Pakai adalah UU. No.10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Kemudian katanya, Pihaknya juga akan mempercepat proses ini karena Menurut Bapak gubernur Papua dalam rapat Koalisi Kemarin meminta agar proses ini dipercepat begitu juga dengan 8 partai pengusung masing-masing 1 calon dari 8 calon akan dpilih 2 orang dan di didorong ke DPRD, “tandasnya.(SONNY)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *