Gubernur Papua Gelar Pertemuan Bersama Koalisi Lukmen jilid II, Tentukan Pendamping

Foto suasana Rapat Koalisi Partai Lukmen Jilid II ( Dokmen Foto Dian Mustikawati)

YOUTEFAPOST.COM (JAYAPURA), – Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP, MH Akhirnya gelar pertemuan bersama dengan Koalisi Papua Bangkit Jilid II, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengaku ingin segera ada pengganti almarhum Klemen Tinal sebagai Wakil Gubernur Papua, yang akan mendampinginya dalam menjalankan roda pemerintahan di bumi cenderawasih.

Oleh karena itu, Gubernur yang juga Ketua DPD Demokrat Papua ini memerintahkan partai koalisi segera merapatkan barisan untuk menentukan calon Wakil Gubernur Papua.

Rapat koalisi berlangsung di hotel Suni & Convention centre Jalan Baru Abepura

Melalui Juru Bicaranya, M.Rifai Darus, Gubernur menekankan agar Koalisi Papua Bangkit Jilid yang terdiri dari 8 partai agar tetap solid dalam menentukan calon yang akan mendampingi dirinya dalam pemerintahan untuk sisa masa jabatan 2 tahun ke depan.

“Pertemuan hari ini silaturahmi antara Gubernur dengan delapan partai koalisi Lukmen (Lukas Enembe – Klemen Tinal) jilid II,” ujar Rifai kepada wartawan usai pertemuan.

Ia mengaku, pertemuan ini diinisiasi oleh partai demokrat yang telah melakukan komunikasi politik dengan partai koalisi untuk pengisian jabatan wakil gubernur.

“Usai pertemuan hari ini, Gubernur meminta koalisi segera melaksanakan rapat untuk penentuan nama calon wakil gubernur dengan mekanisme sesuai aturan perundangan yang berlaku,” jelas Rifai.

Menurut Gubernur Enembe, “lanjut kata Rifai darus beliu juga menyampaikan terima kasih kepada partai koalisi yang telah menyatakan sikap tetap kompak dan solid dalam mengawal kepemimpinannya hingga 2023.

“Gubernur juga meminta masyarakat tetap tenang, sabar dan mengikuti dinamika politik saat ini, dan tidak terprovokasi dengan isu isu yang berkembang di media,” kata Rifai.

Tak lupa Gubernur juga menyampaikan turut berduka cita kepada masyarakat yang keluarganya telah meninggal akibat Covid-19, yang angka penyebarannya terus meningkat.

“Oleh karena itu Gubernur meminta masyarakat tetap terapkan protokol kesehatan (Prokes) dalam akitivitas setiap hari,” tutur Rifai.

Sementara itu Sekertaris Partai Demokrat, Boy Markus Dawir mengatakan, setelah pertemuan ini akan dilanjutkan dengan rapat rapat selanjutnya dari partai koalisi.

Saat ini, kata Boy, untuk mekanisme pemilihan Wakil Gubernur memang terkendala dua peraturan perundangan yakni UU Otsus pasal 17 ayat 3 menyebut jika Wagub berhalangan tetap, maka jabatan Wagub tidak akan diisi sampai habis masa jabatannya.

Lalu PP no.12 tahun 2018 tentang tata cara pengisian kekosongan jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah, bahwa salah satu tugas DPRD adalah memilih Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam hal terjadi kekosongan untuk sisa masa jabatan lebih dari 18 bulan.

“Dua undang undang ini yang kita akan rapatkan dulu dengan partai pengusung baru dibuat kesimpulan.

Setelah itu kita konsultasi dengan Gubernur, nanti yang mana yang disetujui untuk dipakai,” terang Boy.

Untuk diketahui Koalisi Papua Bangkit Jilid II, pendukung pasangan Lukas Enembe – Klemen Tinal (Lukmen) terdiri dari 8 partai koalisi antara lain partai Demokrat (8 kursi), Nasdem (8 kursi), Golkar (6 kursi), PAN (6 kursi),PKS (3 kursi), PKB (3 kursi), Hanura (3 kursi), dan PPP (1 kursi).

Sementara itu dari Pengamatan Jurnalis YP.Com, rapat Koalisi “LUKMEN jilid II” berlangsung dengan penjagaan ketat aparat keamanan.

Bahkan personil brimob (polisi) di Siagakan dengan satu unit mobil Barracuda disiagakan di depan hotel, mengantisipasi adanya pengerahan massa ke lokasi pertemuan.

Rapat yang di gelar bersama kosong satu papua ini mulai dari awal hingga akhir Semua berjalan aman, lancar dan Kondusif.

(Redaksiyp.com21)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *