Yakoba Lokbere : Keluarga Alm. Klemen Tinal (KT) Meminta Agar Usulan Pergantian wakil Gubernur Papua dihentikan Sementara waktu.

Caption foto Ibu Lokbere dalam suatu kesempatan kegiatan akbar Papua

” Permintaan tersebut mengingat belum genap 40 hari sejak meninggalnya Klemen Tinal, 21 Mei 2021 lalu

YOUTEFAPOST.COM,-(JAYAPURA),-“Sebagai tokoh perempuan Papua juga bagian dari keluarga yang berduka kami menyampaikan bahwa usulan yang disampaikan oleh ketua DPR Papua, yang sifatnya untuk melakukan kegiatan pansus menjelang pergantian abang Klemen Tinal tolong dipertimbangkan Dan tolong kalau bisa hentikan karena belum sampai 40 hari,” kata Yakoba Lokbere, kepada Wartawan Media online, Sabtu (12/6) pekan ini.

Dirinya menegaskan, secara aturan budaya dan adat orang Papua untuk menghormati seorang pemimpin bukan caranya seperti itu.

“Kalau merasa bagian dari pemimpin Papua dan tahu adat dan budaya bearti harus menghormati kami keluarga yang berduka,” jelasnya.

Masyarakat Papua, kata ibu Yakoba Lokbere,bahwa sampai saat ini kami atas nama keluarga besar masih dalam suasana berduka atas meninggalnya Bapak Alm Klemen Tinal, SE , MM.

Tetapi belum sampai 40 hari Ketua DPR Papua, Jhon Banua Rouw telah mengeluarkan steatmen untuk membentuk badan musyawarah guna membahas pemberhentian wagub Papua 2019-2023 kemudian diusulkan pergantian.

“Ini bukan orang yang punya budaya dan adat.
Masih ada waktu kurun waktu dua tahun lebih, jadi saya pikir kita harus saling menghormati, menghargai untuk bangun Papua,” katanya.

Menurutnya, ini masih terlalu dini untuk mengeluarkan suatu keputusan. Sehingga ia meminta agar setelah 40 hari kepergian Klemen Tinal barulah DPRP mengeluarkan pernyataan untuk pelaksanaan sidang dalam mengambil sebuah keputusan memberhentikan dan mengambil keputusan untuk calon wakil gubernur Papua yang baru.

“Kalu begitu, ya masuk akal kalau setelah 40 hari tapi ini masih dua minggu, Cara-cara begni kami menilai diantara pemimpin mungkin ada kepentingan begitu,” ujarnya.

“Kami keluarga yang berduka tidak menyetujui, dan kami merasa ada orang yang pantas untuk menggantikan almarhum yakni Yansen Tinal,” tandas Lokbere. (ardi)
(redaksiypcom21)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *