4 Arah kebijakan Pengembangan Wilayah Tanah Papua di Tahun 2022

Caption Foto : Menteri Suharso Saat berfoto bersama staf Khusus Gubernu papua barat dan Papua

Menteri Suharso : Papua Tahun 2022

YOUTEFAPOST.COM, -(JAKARTA), – Dalam pertemuan dengan Gubernur Papua Barat, Menteri menyampaikan arah kebijakan pengembangan wilayah Papua tahun 2022, yang meliputi 4 arah kebijakan dan 4 strategi pengembangan.

Arah kebijakan pertama adalah pemulihan ekonomi, yaitu mempercepat pemulihan industri, pariwisata, dan investasi pasca Pandemi Covid-19.

Kedua, komoditas unggulan yaitu optimalisasi komoditas unggulan perikanan, perkebunan, peternakan, pertambangan dan pariwisata dengan pendekatan berbasis wilayah adat.

Ketiga, transformasi ekonomi yaitu mendorong transformasi ekonomi berbasis komoditas unggulan di setiap Wilayah Adat.

Keempat, pemerataan wilayah yaitu memperkuat pemerataan wilayah Papua sebagai beranda depan perbatasan negara melalui pendekatan kesejahteraan berbasis komoditas unggulan.

Menteri juga menyebutkan 4 strategi pengembangan wilayah Papua.

(1). Peningkatan pelayanan dasar yaitu peningkatan pembangunan infrastruktur konektivitas yang terintegrasi darat, laut, dan udara antar pulau di Wilayah Papua; Pemerataan akses rumah tangga pada pelayanan pendidikan dan kesehatan untuk mempercepat pembangunan manusia, khususnya pendidikan dasar dan menengah yang berkualitas; Percepatan penerapan SPM, Penguatan teknologi telekomunikasi dan infomasi digital dalam menopang pembangunan wilayah Papua; Pengembangan sumber-sumber EBT untuk menopang pemenuhan energi di wilayah Papua.

(2). Penguatan pusat-pusat pertumbuhan wilayah yaitu penguatan rantai nilai industri pariwisata wilayah Papua melalui pengembangan DPP Raja Ampat dan DPP Biak-Teluk Cenderawasih, sesuai rencana induk (masterplan) kawasan pariwisata yang telah disusun, serta mengoptimalkan kawasan berbasis industri yang telah didorong yaitu KI Teluk Bintuni dan KEK Sorong.

(3). Penguatan konektivitas yaitu eningkatan pembangunan infrastruktur konektivitas yang terintegrasi darat, laut, dan udara antar pulau di Wilayah Papua.

(4). Pengarusutamaan penanggulangan bencana dan adaptasi perubahan iklim yaitu peningkatan investasi mitigasi struktural dan non struktural serta adaptasi masyarakat terhadap perubahan iklim di daerah rawan bencana berbasis kearifan lokal masyarakat.

Semoga kebijakan ini dapat mendorong percepatan pembangunan di Papua. Pembangunan infrastruktur dan SDM adalah fokus pemerintah untuk Papua yang lebih baik.(Red)

Kamis, 11 Maret 2021
Tim Komunikasi Publik
Kementerian PPN/Bappenas
Https://linktr.ee/suharsomonoarfa

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *