Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Ekonomi, Bisnis dan Keuangan » Perkembangan Indeks harga Konsumen dan inflasi gabungan 3 kota IHK di Papua 1 Maret 2021

Perkembangan Indeks harga Konsumen dan inflasi gabungan 3 kota IHK di Papua 1 Maret 2021

(143 Views) Maret 1, 2021 2:54 pm | Published by | No comment

YOUTEFAPOST.COM, -(JAYAPURA). – Badan Pusat Statistik Provinsi Papua (BPS Provinsi Papua) telah merilis beberapa indikator strategis terkini terkait: (1) Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Gabungan 3 Kota IHK di Papua Februari 2021, (2) Perkembangan Nilai Tukar Petani Provinsi Papua Februari 2021, (3) Perkembangan Transportasi Provinsi Papua Januari 2021, dan (4) Luas Panen dan Produksi Padi di Provinsi Papua 2020 (Angka Tetap).

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Carolina dalam siaran persnya di BPS Provinsi Papua, Senin (01/03/2021). Berikut disampaikan ringkasan hasil siaran pers tersebut:

I. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI GABUNGAN 3 KOTA IHK DI PAPUA, FEBRUARI 2021
• Pada Februari 2021 gabungan 3 kota IHK di Papua tercatat mengalami inflasi 0,53 persen atau terjadi kenaikan angka Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,57 pada Januari 2021 menjadi 105,12 pada Februari 2021.

• Inflasi yang terjadi pada gabungan 3 kota IHK di Papua tersebut terjadi akibat kenaikan angka indeks pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau; kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga; kelompok kesehatan; kelompok pendidikan; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

• Inflasi tahun kalender gabungan 3 kota IHK di Papua pada Februari 2021 sebesar 0,25 persen dan inflasi year on year (Februari 2021 terhadap Februari 2020) sebesar 0,86 persen.

II. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI PROVINSI PAPUA, FEBRUARI 2021
• Pada bulan Februari 2021, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Papua turun -0,26 persen dengan indeks NTP sebesar 103,00. Perubahan terjadi karena kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib) lebih kecil daripada penurunan indeks harga yang diterima petani (It).
• NTP Nasional Februari 2021 sebesar 103,10 atau mengalami penurunan -0,15 persen dibanding NTP bulan sebelumnya.

• NTP Provinsi Papua bulan Februari 2021 menurut subsektor yaitu: NTP Subsektor Tanaman Pangan 102,28; NTP Subsektor Hortikultura 98,23; NTP Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat 102,67; NTP Subsektor Peternakan 106,75; dan NTP Perikanan 114,68. Lebih lanjut, NTP subsektor Perikanan dirinci menjadi NTP Perikanan Tangkap 115,47 dan NTP Perikanan Budidaya 101,51.

III. PERKEMBANGAN TRANSPORTASI PROVINSI PAPUA, JANUARI 2021
A. TRANSPORTASI LAUT
• Jumlah penumpang yang berangkat menggunakan angkutan laut pada Januari 2021 mengalami penurunan sebesar 48,8 persen yaitu dari 17.188 orang pada Desember 2020 menjadi 8.800 orang.

• Jumlah penumpang yang datang dengan angkutan laut pada Januari 2021 mengalami peningkatan sebesar 24,77 persen, yaitu dari 10.555 orang pada Desember 2020 menjadi 13.170 orang.

• Volume barang yang dimuat pada Januari 2021 tercatat sebesar 11.217 ton atau menurun 7,42 persen dibanding volumenya pada Desember 2020 yang sebesar 12.116 ton.

• Volume barang yang dibongkar pada Januari 2021 tercatat sebesar 96.516 ton atau menurun 17,21 persen dibandingkan volumenya pada Desember 2020 yang sebesar 116.581 ton.

B. TRANSPORTASI UDARA
• Jumlah penumpang yang berangkat menggunakan angkutan udara pada Januari 2021 mengalami penurunan sebesar 26,14 persen yaitu dari 116.309 orang pada Desember 2020 menjadi 85.901 orang.

• Jumlah penumpang yang datang dengan angkutan udara pada Januari 2021 mengalami peningkatan sebesar 3,47 persen, yaitu dari 95.072 orang pada Desember 2020 menjadi 98.372 orang.
• Volume barang yang dimuat pada Januari 2021 tercatat sebesar 10.296 ton atau menurun 5,74 persen dibanding volumenya pada Desember 2020 yang sebesar 10.923 ton.

• Volume barang yang dibongkar pada Januari 2021 tercatat sebesar 1.289 ton atau meningkat 2,83 persen dibandingkan volumenya pada Desember 2020 yang sebesar 1.254 ton.

IV. LUAS PANEN DAN PRODUKSI PADI DI PROVINSI PAPUA, 2020 (ANGKA TETAP)
• Luas panen padi pada 2020 sebesar 52.728 hektar, mengalami penurunan sebanyak 1.404 hektar atau 2,59 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 54.132 hektar.

• Produksi padi pada 2020 sebesar 166.002 ton gabah kering giling (GKG), mengalami penurunan sebanyak 69.337 ton atau 29.46 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 235.340 ton GKG.

Seluruh materi Berita Resmi Statistik (BRS) dapat diunduh pada tautan berikut ini : http://papua.bps.go.id/pressrelease.html
(Siaran Pers : 1 Maret 2021)/ Redaksi Yp.com)

Facebook Comments
0Shares

No comment for Perkembangan Indeks harga Konsumen dan inflasi gabungan 3 kota IHK di Papua 1 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *