Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » ADAT DAN SEJARAH GEREJA » Pemkab Tolikara Bayar Ganti Rugi Tanah Rumah Dinas Bupati

Pemkab Tolikara Bayar Ganti Rugi Tanah Rumah Dinas Bupati

(183 Views) Desember 26, 2020 7:13 am | Published by | No comment

YOUTEFAPOST.COM, -(KARUBAGA),-Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman melakukan pembebasan lahan seluas 10.390 meter persegi untuk Pembangunan Rumah Dinas Bupati Tolikara.
Tanah adat suku Weya Yikwa yang terletak di Kampung Kimibur Distrik Karubaga itu resmi dibebaskan dari tanah adat beralih menjadi tanah milik Pemerintah Kabupaten Tolikara.
Hal ini terjadi setelah diterimanya uang ganti rugi tanah dari Pemkab Tolikara kepada Pemilik Hak Ulayat Tanah Adat Suku Weya Yikwa yakni Bapak Yonatan Yikwa dan Bapak Yagarak yikwa.
Serah terima uang ganti rugi itu disaksikan Bupati Tolikara Usman G wanimbo,SE,M.Si diwakili Asisten II Sekda Yusak totok krido didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Imanuel Gurik, dan Pejabat Notaris akta tanah Elye Auparai,SH, di Ruang Rapat Sekda Kantor Bupati Tolikara di Igari Karubaga Jumat,(18/12/2020), pekan kemarin.

Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo,SE,M.Si diwakili Asisten II Sekda Yusak totok krido memberikan penghargaan tinggi kepada pemilik hak ulayat suku Weya Yikwa yang bersedia memberikan tanah adatnya kepada pemerintah Tolikara.
Diingatkan kepada Dinas Perumahan dan Pemukiman bahwa semua yang berkaitan dengan legalitas hukum dan transaksi uang harus jalan sesuai mekanisme. Apabila ada yang belum diselesaikan harus di selesaikan tuntas,suatu pekerjaan yang dibutuhkan legalitas mesti diselesaikan tuntas jagan ditundah karena menyangkut dengan pelepasan tanah adat.

“Apabila pekerjaan bisa diselesaikan harus selesaikan saat itu juga,tidak boleh ditundah.
Apalagi pelepasan tanah adat dihadapkan dengan proses hukum”. Tegas Asisten II Sekda Yusak totok.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Imanuel gurik menjelaskan Pemerintah Tolikara melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman dengan pemilik hak ulayat suku Weya Yikwa telah menyepakati pelepasan tanah adat seluas 10.390 meter persegi dengan nilai uang sebesar 1.194.850.000; (satu milyar seratus sembilan puluh empat juta delapan ratus lima puluh ribu Rupiah) dengan harga tanah permeter sebesar 115.000; (Seratus Lima Belas Ribu Rupiah).

“saya memberikan penghargaan tinggi kepada orang Tua pemilik hak ulayat suku Weya Yikwa telah bersedia memberikan lokasi untuk kepentingan umum”. Ujar Kepala Dinas Imanuel gurik.

Menurutnya harga tanah sebesar 115.000; itu sesuai hasil penilaian oleh tim penilai dari Kantor Jasa Penilai publik MBPRU Cabang Jayapura. Ada beberapa lokasi yang telah menjadi Aset Pemkab Tolikara dengan proses sama.

“harga tanah diberikan sesuai hasil penilaian tim,karenanya kita menyelesaikan semua sesuai mekanisme”. Kata Imanuel gurik.

Pada kesempatan yang sama Notaris akta tanah Elye Auparay,SH,saya memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara khususnya Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo masih memberikan kepercayaan atau kesempatan kepadaNya sebagai Notaris yaitu pejabat yang mengesahkan dan sekaligus hadir menyaksikan atas pembebasan lahan antara Pemerintah dengan masyarakat.
Hak Ulayat adalah hak atas tanah yang dimiliki masyarakat adat,yang diakui oleh Undang – undang pokok agraria.

“pemerintah patut memberikan penghargaan tinggi kepada masyarakat pemilik hak ulayat atas peralihan hak atas tanah dengan ganti rugi tanah”.
Pinta Akta Notaris Elye auparay.

Menurutnya nilai uang jangan kita lihat dari besar kecilnya uang karena tanah ini adalah sakral. Kita sebagai umat beragama tahu bahwa kita manusia ini diciptakan dari debu tanah. Karenanya tanah merupakan anugerah yang Tuhan Yang Maha Kuasa berikan kepada kita semua.
Sehingga Pemerintah membuat berbagai peraturan untuk mengatur tanah ini. Karena itu saat ini masyarakat pemilik hak ulayat suku Weya Yikwa hak atas tanah adat dialihkan kepada Pemerintah untuk dinaikkan nilai ekonominya yaitu hak untuk melayani masyarakat umum.
Dimana peruntukan untuk Kediaman atau Rumah Dinas Bupati.

“Peralihan yang dilakukan masyarakat pemilik hak ulayat kepada Pemerintah ini adalah lebih kepada memberikan nilai lebih tinggi untuk kepentingan umum yaitu pelayanan publik”. Kata notaris Elye Auparay. (Yp.com/Diskominfo Tolikara)*-
(Editor : sonny)

Facebook Comments
0Shares
Categorised in:

No comment for Pemkab Tolikara Bayar Ganti Rugi Tanah Rumah Dinas Bupati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *