Kepala Balai Jalan dan Jembatan Perwakilan Papua Edu Sasarari Melaksanakan Kunjungan Kerja Ke Ubrub

Caption foto : Kepala balai dan Jembatan Papua Eduard Sasarary Dalam lawatan Kunjungan Kerja Di Salah Satu Kampung Di Distrik Ubrub Kabupaten Keerom (10/10/2020)

YOUTEFAPOST, -(JAYAPURA), – Kepala Balai Wilayah Jalan dan Jembatan mengadakan kunjungan kerja Edu Sasarari ke Ubrub Kabupaten Keerom guna mengecek langsung ruas jalan trans trans Jayapura Keerom di towe hitam hingga, Oksibil.

Kepala Balai Jalan dan Jembatan Wilayah Papua Edu Sasarari mengatakan, jalan yang kami lewati adalah jalan perbatasan Jayapura, Ubrub dan Towe Hitan terus sampe ke Oksibil.

“Jadi jalan yang kita buka dari titik 0 hingga ke sini sudah 2009 Kilo Meter, masih ada sekitar 179 yang masih hutan kami akan kerja sama-sama dengan teman-teman dari Balai Jalan Wamena,” ujar Ka. Balai Jembatan Edu Sasari kepada medua ini, Sabtu, (10/10/2020).

Menurutnya pekerjaan yang sekarang di kerjakan adalah tahun, 2021 yang saat ini sedang di kerjakan, mulai dari, Jayapura, Keerom hingga Towe hitam dan Oksibil.

“Hingga saat ini tida ada masalah dan kendala dalam pekerjaan jalan ini. Sehingga apa yang kita inginkan sesuai target kita bisa tercapai dan bisa terhubung sampai ke Oksibil,” ucapnya.

Lebih lanjur dijelaskannya jauh lebih gampang kita lewat Jayapura itu harga lebih murah ketika kita mulai dari sana. Kalau dari sana ongkot lebih mahal itu yang membuat kita lebih muda.

“Jembatan sawe tami itu untuk rangka jembatan sementara kami lagi pesan, ketika rangka itu datang kami akan targerkan dalam tahun ini bisa selesai,” bebernya.

Sementara itu Finsen Sihotang selaku PPK mengaku SPMK kami mulai September 2020 dan ini multiyers 68 Miliar dan panjangnya 12,7 meter menghubungkan antar Pir Arso, Yeti sampe ke Oksibil. “Presentasenya 12,7 kilo dari 12,7 kilo itu sudah kita buka semua dan sekarang tinggal badan jalannya dan kita bentuk,” terangnya.

Untuk badan jalan kita terakhir tadi masih sekitar kilo meter 10 yang kita terang ada juga dua jembatan semi permanen dan bentang 51 meter dari 12 hingga September berarti sudah 12 meter.

Asniaty.ST. selaku,Kasatker wilayah 1.BBPJN Jayapura mengatakan, secara progres sudah ada kemajuan dan terhadap anggaran sudah 13 persen, terakhir itu sepanjang 12 kilo 200 meter dengan tebal 20 senti meter.

“Ini akan melewati Distrik Towe Hitam dari jalan yang belum di tembus sekitar 70 kilo meter dan itu yang dikerjakan dengan balai jalan Wamena,”ungkapnya. (MG)
(REDAKSI YP.COM OKTOBER 2020)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *