Terkait Aksi Demo Tolak Otsus II Polisi Papua Di Minta Lebih Bijaksana Dan Profesional Dalam Mengawal Demokrasi

caption Foto Aksi Demo Mahasiwa dan Rakyat papua Tolak Otsus Jilid II yang dihadang Aparat Polisi Kota jayapura

YOUTEFAPOST.COM, -(JAYAPURA), – Demo Damai Tolak Perpanjangan otonomi Khusus Jilid II Depan Gapura Uncen yang terjadi Pada Senin, September 2020 Mendapat tanggapan dari sejumlah Tokoh Pencinta Demokrasi Papua Diantaranya Anggota DPRP dari Partai Nasdem Laurensius Kandepa Demo aksi Unjuk Rasa yang dilakukan oleh Massa dan Mahasiswa yang Mengatasnamakan Fron Mahasiswa dan Rakyat Papua (FRMP) Didepan Kampus Lama Uncen Abepura yang berujung dengan Kericuhan nyaris memakan Korban hal ini sangat disesali oleh Sejumlah Tokoh Demokrasi Papua.

Walaupun Demo Tersebut Tidak Mendapat Ijin resmi Pihak Kepolisian daerah Namun Disisi lain Hanya Penyampaian Aspirasinya secara terbuka, hal tersebut disampaikan Laurensius Kandepa Anggota DPR Papua, Ia Menilai Bahwa Polisi seharusnya Mengawal Para Pendemo dengan baik hingga selesai dan diantar kembali sampai Massa bubar dengan tertib bukan mengeluarkan Bunyi letusan senjata Api yang terkesan Sebagai Perang dimedan pertempuran, hal tersebut sangat disayangkan.

Pihan aparat kepolisian Jangan Mengambil alih Tugas para kepala daerah Bupati atau Gubernur dan Ketua DPR,Tugas Utama Kalian hanya Mengawal dan Menjaga para Unjuk Rasa agar jangan ada Pihak ketiga Yang masuk Membuat Provokator Hingga Terjadi Bentrokan dan Bisa Menajadi Fatal, “Ujar Kandepa.

Para Pendemo yang sempat dibubarkan dengan tembakan peringatan dan gas air mata terpaksa lari kocar kacir dan ada beberapa Yang Cidera dan Tiga Pendemo Berhasil diamankan Aparat Polisi dan satu orang mahasiswa dilarikan Ke Rumah sakit Bhayangkara Karena Luka-luka.

(***) (redaksi yp.com 2020)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *