“Mari Peduli Kasih Untuk Membantu Kris Wandikbo”

Chaption Foto : Saat kris Diangkat Oleh pendiri yayasan cinta Bela Ibu Elisabeth Carolin Samori

ORANG KRISTEN MARI BELAJAR DARI ORANG SAMARIA YANG BAIK HATI

tampak kris sudah dibawah untuk dirawat oleh yayasan cinta Bella Kab. Mimika
Tampak Saat Kris Mau Di jemput Menuju Rumah Singga Yayasan Cinta Bella

YOUTEFAPOST.COM, -(MIMIKA), – Orang Papua Boleh tertawa dan senang disaat dia tidak mengalami kesukaran dan hambatan namun disisi yang lain masih ada orang lain yang membutukan pertolongan sebagaimana yang di ajarkan Tuhan Yesus dalam Hukum Kasih.
Oleh Karena itu Mari kita bantu adik kita ini…!!!
Barangkali kita ada kelebihan..mungkin bisa menyisihkan sedikit untuk adik kris…
Kris Wandikbo yang merupakan anak yatim piatu yang beralamat di RT 33 RW,09 Kelurahan Kamoro Jaya Distrik Wania Membutukan para Nitizen Pembaca media sosial dimana berada.

Sentuhan kasih dari sesama warga nitizen termasuk yang berada di wilayah Pemda Kabupaten Mimika Papua.

Kris Wandikbo Meski telah berusia 13 tahun, tetapi dengan pasrah dengan kondisinya yang lumpuh otak, sejak masih berumur belia hanya bisa merebahkan diri dan hanya diri dan mengharapkan bantuan dan uluran tangan orang lain.

kondisi Kris saat sangat memprihatinkan didepan teras rumahnya, kris ditinggalkan seorang diri mengenakan baju kaos lusuh
dan popok yang basah dengan kotorannya
sendiri. Sembari merayap, ia berteriak tak jelas minta bantuan.
Seolah-olah meminta tolong kepada orang lain untuk memberinya segelas air dan sesuap nasi.

Tubuhnya gemetaran dan kaku, kedua tangannya yang selalu menyentuh lumpur dan kotoran yang menggenang di depan rumah tua yang sudah tidak ada penghuninya dan halaman yang sudah tidak terawat."Mama air, Mama mau makan, Mau ikut mama Saja.”kata kris dengan suara sengaunya.
Mama limpahku sakit,”keluhnya Saat dipeluk
Namun dengan kepedulian masih ada orang samaria yang baik hati di zaman milinial ini tak sungkan-sungkan Pendiri Yayasan Cinta Bela (YCB), Ibu Elisabeth Carolin Samori yang sengaja datang untuk menjenguknya,
Air matanya tiba-tiba menetes saat menatap sang anak itu “kristian Wandikbo”
Elisabeth seolah menaruh harapan kasih sayangnya.

Saat didekap dan dibelai lbu Elisabeth,air
matanya kian berderai sesekali berkata “Mau ikut
mama”.
"Saya tidak khawatir saat dulu ayahnya hidup,
karena Kris diperhatikan dengan baik,tapi
sekarang kondisinya jadi seperti ini. Kris menjadi
kurus dan sakit-sakitan. Jadi saya butuh bantuan
untuk menyambung hidup Kris,”ujarnya.
Saat ini pihaknya terpikir untuk membedah
rumah untuk Kris, tetapi apakah dengan bedah
rumah bisa membantu Kris,karena saat ini Kris
dalam kondisi sakit,lapar dan haus serta
membutuhkan orang yang memandikan,
mengganti popok dan baju,serta memberinya
obat.
"Kris manusia.Dia butuh bantuan dari orang-
orang yang punyai hati.Dia harus hidup sampai
Tuhan berkenan memanggilnya,bukan dengan
cara dibiarkan sakit,lapar dan haus,”katanya.
Saat ini Kris telah dibawah ibu Elisabeth ke
Rumah Singgah Yayasan Cinta Bela,SP3 guna
mendapat perawatan.
(Tim Peduli kasih Youtefa Papua Bangkit/-redaksi )

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *