Venue Sepatu Roda Mencapai Proses Pengerjaan 27 Persen

TAMPAK FOTO BAPAK JEFRY ABEL

VENUE SEPATU RODA PAPUA AKAN MENJADI AIKON ASIA DAN INTERNASIOANAL YAG BERADA DI BUPER WAENA PAPUA

YOUTEFAPOST.COM, – (JAYAPURA),- Kabid Binpres PB Porserosi Jefri Abel menginformasikan bahwa pengerjaan venue sepatu roda yang ada di Bumi Perkemahan (Buper) Waena telah mencapapai 27 peresen.

“Dalam penghitungan kami dari koordinasi rutin kami dengan kontraktor PT Nindya Karya (NK) dan Kasatker PUPR dalam pembangunan beberapa venue seperti sepatu roda, dayung dan panahan yang merupakan satu paket, progresnya sudah diangka 27 persen sampai dengan akhir minggu kemarin,” kata Jefri Abel yang juga adalah Tim Delegate (TD) sepatu roda kepada wartawan di kantor KONI Papua, Dok V Jayapura, Rabu, (02/09/2020).

Jefri menambahkan konsentrasi pembangunan adalah pemasangan beton untuk lintasan atau FOP dan akan disusul dengan pemasangan atap pada awal minggu pertama September ini konstruksi atap yang di kirim dari luar Pulau Jawa akan tiba di Jayapura lalu dilakukan pemasangan atap. Kemudian di bulan Oktober rencananya pengecatan lintasan yang langsung di tangani oleh tim dari Korsel menggunakan cat vesmaco dari Italia sehingga venue ini nanti betul-betul berstandar federasi internasional sepatu roda.

Kedepannya ini akan jadi venue berstandar internasional dengan sebuah sertifikasi dan berstandar world championship atau kejuaraan dunia untuk roller sport.

“Kami berharap, bukan hanya agenda di Buper saja sebagai agenda PON tetapi juga menggelar agenda internasional selepas PON nantinya. Karena dengan adanya Pak Klemen Tinal sebagai Ketua PB Porserosi kami berharap bisa dilakukan lobi-lobi kerjasama dengan federasi internasional agar beberapa event bisa digelar di Papua,” ungkapnya.

Dengan investasi besar ini, PB Porserosi berharap hasil di PON nanti bisa menjadi barometer apakah akan tercipta pemecahan rekor asia atau bahkan rekor dunia, karena bersertifikat velodrome, karena apapun yang terjadi pemecahan rekor disini bisa menjadi kiblat. Saya berharap atlet lokal papua bisa menciptakan sejarah dengan memecahkan rekor nasional dan asia disini.

“Selesai pembangunan nantinya akan disertifikasi seperti aquatic dan lainnya. Bahkan olympic games juga nantinya bisa digelar, jika saja Indonesia jadi tuan rumah Olimpiade 2022. Harapan kita bisa ambil bagian disitu,” terangnya.

Yang didatangkan dari luar negeri, timing system dari USA, bahan baku cat dari italia, transponder pendataan atlet di lingkaran kaki dari singapura, lighting Philips dari belanda, baja atap dari dalam negeri berbentuk sarang lebah tanpa tiang di tengah lintasan. (Redaksi YP/GM)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *