Dukung Tim Futsal Binpres KONI Lakukan Monitoring Meja

Tim Futzal PON XX PAPUA

YOUTEFAPOST.COM,-(JAYAPURA),- Setelah melakukan monitoring meja dengan Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Papua, Tim futsal akan mencoba untuk melakukan beberapa turnamen-turnamen mini.

“Covid-19 inikan tidak bisa membuat kita lakukan try out keluar, sehingga kita futsal PON Papua membuat mini turnamen supaya ada turnamen di Jayapura yang berguna bagi tim futsal di monitoring meja kemarin bersama Binpres KONI sudah kami laporkan,” kata Pelatih tim Futsal PON XX Papua Daud Arim, kepada wartawan, Kamis, (03/09/2020).

Dirin menjelaskan dari turnamen mini yang kita buat inikan agar anak-anak futsal sendiri bisa berkembang seperti mental bertanding, kepercayaan dirinya bisa terjaga dan berjalan dengan baik.

“Kami sudah laporkan kepasa Binpres bahwa kami akan buat turnamen mini, yang mulai dari bulan Agustus, September-Desember. Kami baru selesai dengan turnamen mini bertajuk merah putih di bulan agustus. bulan september jelang Haornas, Oktober sumpah pemuda mini turnamen, November hari pahlawan mini turnamen dan Desember Christmas Day jelang natal dan tahun baru,” jelas Arim.

Kami juga juga sudah sampaikan bahwa Sekertaris Umum KONI Kab. Mimika sampaikan juga ke kita nant diawal desember ada tes iven bagi tim futsal PON Papua. “Tes iven sendiri rencananya kita akan undang provinsi yang tim futsal nya lolos ke PON, seperti Maluku Utara, Sulawesi Selatan dan tim-tim lokal yang ada di Timika, kami juga mohon dukungan dari KONI Papua dan Puslatprov” terangnya.

Disinggung terkait dengan lapangan yang belum memadai Daud Arim mengatakan memang lapangan yang kita pakai latihan selama inikan masih dibawah standar seperti lapangan mutiara hitam yang kita pakai saat ini.

Seharusnya kita bisa memakai lapangan yang standar internasional kalau di Jayapura lapangannya ada di His Sentani itu memang layak untuk kita latihan dan pakai disana. Hanya saja covid 19 ini yang membuat manajemen His tidak bisa memperbolehkan kita memakai lapangan disana karena kita harus menunggu sampai keadaan bisa aman dan pulih kembali normal baru bisa dipakai lapangannya.

“Memang betul kita harus memakai lapangan yang bertaraf internasional supaya anak-anak terbiasa saat bermain hingga sampai PON mereka sudah terbiasa,” ungkapnya.

Sementara itu ditambahkan Sekertaris II KONI Papua Rahmad Marimbun mengatakan uji tanding setiap cabor yang melakukan TC pada prisnipnya kami KONI sangat mendukung mengingat saat ini iven-iven nasional belum ada selama masa pandemik dan itu pun kalau ada dilakukan secara virtual.

“Iven-iven secara virtualkan hanya untuk cabang olahraga tertentu umpamanya saja cabor akurasi yang hanya memerlukan sistem penilaian. Tapi cabang olahraga yang memerlukan kontak fisik atau pertandingan harus dilakukan lawan langsung, terima kasih untuk cabor yang sudah merancang kompetisi atau turnamen sendiri,” bilangnya.

Kami yakin dengan turnamen mini atau kompetisi sangat membantu pelatih dalam menerapkan program latihan dan mengevaluasi hasil latihan yang dicapai oleh timnya tersebut.

“Khusus untuk tim futsal ini perlu dilakukan karena target juga ada pada tim futsal yang harus mendapatkan medali emas. Dan alangkah baiknya harus ada uji tanding atau laga-laga persahabatan dan apa yang sudah dilakukan oleh tim futsal sangat penting dan membantu perkembangan tim,” tutupnya. (***)
(REDAKSI)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *