Kasus Pandemi Virus Corona Naik Tim Satgas Covid-19 dilingkungan Kabupaten Biak Numfor Gelar Rapat

Ketua satgas Covid 19 Biak Numfor Saat Menggelar rapat Koordinasi

Suasana rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid 19 KAbupaten Biak Numfor

YOUTEFAPOST.COM, -(BIAK NUMFOR), – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kembali mengambil langkah-langkah konkrit menyikapi kasus Covid-19 yang angkanya kembali melonjak dalam satu minggu terakhir ini. Bahkan untuk menyikapi itu, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kembali diingatkan untuk serius memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penyebaran Covid-19 agar tidak meluas.
Selain itu, semua pihak termasuk masyarakat diminta supaya tetap memperhatikan langkah-langkah pencegahan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Diantaranya menghindari kerumunan, menggunakan masker, tetap jaga kebersihan dengan cuci tangan dan sejumlah tindakan penceganan lainnya.
“Pasien positif terkomfirmasi Covid-19 jumlahnya kembali mengelami peningkatan, saat ini ada 43 pasien Covid-19 dirawat, untuk itu maka kita semua tetap memperhatikan protokol kesehatan, harus ada kesadaran bersama karena kami melihat banyak orang sudah mengabaikan hal ini,” ujar Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor, Markus O. Masnembra, SH.,MM ketika memimpin apel pagi di Halaman Kantor Bupati, Senin (31/8) kemarin.
Selain ditegaskan di apel ASN, Markus Masnembra yang juga adalah Kabupaten Sekda Biak Numfor ketika memimpin pertemuan dengan pejabat eselon II menyikapi meningkatkan kasus Covid-19 itu juga menyampaikan hal yang sama. Bahwa, perlu ada langkah-langkah konkrit menyikapi meningkatnya kembali kasus Virus Corona di Kabupaten Biak Numfor itu.
“Kita harus meningkatkan upaya-upaya pencegahan dan ini perlu menjadi perhatian serius semua, harus ada langkah-langkah kongkrit karena disekitar kita sudah terjadi transmisi lokal soal Virus Corona ini” imbuh Sekda saat memimpin rapat koordinasi di Sasana Krida Kantor Bupati setelah apel gabungan, Senin kemarin.
Dalam kesempatan itu, juga disampaikan bahwa keberadaan Gedung Isolasi RSUD Biak yang sudah tuntas pembangunannya secara fisik perlu difungsikan secepatnya. Untuk itu, koordinasi ke Kementerian Kesehatan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) perlu dilakukan secepatnya khususnya lagi terkait dengan kelengkapan alat kesehatan (alkes) di ruang-ruang isolasi tersebut.
“Mengingat pasien Covid-19 kembali mengalami peningkatan maka tempat perawatan di RSUD Biak sudah tidak mampu lagi menampung, oleh karena itu bangunan isolasi yang sudah tuntas bangunannya secara fisik secepatnya dikoordinasikan ke pemerintah pusat untuk dilengkapi dan kita fungsikan,” paparnya di depan peserta rapat yang juga dihadiri langsug oleh Direktur RSUD Biak dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor.
Sekedar diketahui, bahwa gedung isolasi RSUD Biak merupakan hibah dari BNPB dengan total anggaran bangunan fisiknya sebesar Rp. 43 miliar dan akan didukung dengan kelengkapan Alkes dengan anggaran kurang lebih sebesar Rp. 22 miliar.
Sementara jumlah pasien positif terkomfirmasi Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Biak Numfor angkanya kini sudah mencapai 140 kasus. Dari jumlah sebanyak itu, 43 saat ini masih dalam perawatan, sementara 95 orang pasien lainnya telah dinyatakan sembuh dan sudah pulang ke rumahanya, sedangkan 2 orang pasien lainnya dilaporkan meninggal dunia.(**)
(Redaksiyp.com) :

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *