Potensi Juara Persipura Tahun ini, Harus dibarengi Pelatih Fisik Yang Profesional Dalam Bidang Anatomi Otot Manusia

Foto Pengamat olahraga Di tanah Papua dan juga Sebagai Dosen FIK Uncen Jayapura Daniel Womsiwor

YOUTEFAPOST.COM,-(JAYAPURA),-Potensi Juara PERSIPURA Tahun ini jagan dihambat oleh Cedera Atlet. Cedera Ringan yang di alami beberapa pemain Persipura saat latihan bukan hal Wajar. Setiap Tim Profesional wajib miliki Pelatih Fisik dan Dokter dengan tupoksinya masing-masing Ada beberapa Prinsip latihan yang harus diperhatikan Tim Pelatih, salah satunya itu Prinsip Individualisasi. Boaz Sallosa sudah 30 an tahun tentu Dosis beban dan Intensitas latihannya berbeda dengan Gunansar Mandowen.
Demikian juga Tinggi dan Berat Badan setiap pemain berbeda, Materi latihan yg diberikan juga harus terukur dan terprogram secara Periodik.
Misalnya Latihan Aerobik untuk Daya Tahan Umum ( VO2max) jika belum meningkat, sebaiknya latihan tidak dilanjutkan degan Anaerobik, Demikian juga Latihan Kekuatan Otot jika belum maksimal jgn dipaksakan ke Speed dan Power karena efek akut dan kronis yang dihadapi adalah cedera ringan dan berat. Itu sebabnya data setiap pemain saat Tes Awal dan Akhir perlu di lihat sehingga dlm menjalankan program latihan sudah berdasarkan Formula FITT, yaitu: 1. Frekuensi Latihan, 2. Intensitas Latihan, 3. Time atau Lama Latihan dan 4. Type atau bentuk Latihan. Dengan menerapkan hukum-hukum ini saya kira kita tidak melawan Kodrat alam sehingga atlet secara pasti akan terhindar dari cedera. Boaz meski tergolong pemain tua namun masih menjadi pemain penting di PERSIPURA, maka saran saya pelatih fisik dn dokrer tim agar menyusun program latihan Fisik serta asupan Nutrisi yang disesuaikan dengan Usia dan Kemampuannya selama berkompetisi nanti.
Cedera yang dialami ini adalah respon fisiologis terhadap program latihan yang tidak terukur sehingga terjadi Over Training dimana beban lebih berat dari kemampuan Otot.
Dan ini adalah Tanggung jawab penuh dari Pelatih Fisik.
Demikian yang sampaikan dalam sebuah Catatan khusus dari Daniel Womsiwor, S. Pd. M. Fis., AIFO Ketua Perhimpunan Ahli Ilmu Faal Olahraga Indonesia (PAIFORI) Wilayah Tanah Papua, Sekaligus sebagai Ahli Fisiologi Olahraga FIK Uncen Jayapura.
Diprovinsi Papua Sendiri Jarang untuk Anak Papua yang mempunyai Sumber daya manusia (SDM) untuk Belajar dan Mendapat Ilmu olahraga seperti yang disandan Daniel Womsiwor Putra Biak Numfor ini, dimana Tanah Papua adalah yang di juluki sebagai gudang atlit Olahraga namun diharapkan kepada pemerintah untuk memperhatikan bidang tersebut yang diaggap langkah jumlah kelulusan juga bisa di hitung dengan jari,” harapnya..(sonny)
(Penulis adalah pengamat olaharaga papua yang sekaligus sebagai dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Uncen Daniel Womsiwor)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *