Edu Ivakdalam : Tim Bola PON Papua Masih terus Berupaya Mencari lawan Tanding sebagai TC Menuju PON XX 2021

Tampak suasana Istirahat Tim PON XX Papua Mendapat Pengarahan dari Pelatih Eduard Ivak Dalam di lokasi Lapangan Barnabas Youwe Sentani Sabtu Pekan Kemarin

Dari : Uji Coba Tim ekx PON XX (All Star ) Vs Tim PON XX dengan Hasil 2:1

YOUTEFAPOST.COM, – (JAYAPURA) ,- Tim Sepakbola PON Papua berhasil menang dalam laga uji coba kedua menghadapi eks PON 2-1 yang berlangsung di Stadion Barnabas Youwe Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu, (15/08/2020).

Tim Sepakbola PON Papua yang pada uji coba pertama di tahan imbang 3-3 oleh eks PON di lapangan Tunas Muda Hamadi belum lama ini bermain cukup baik dan konsisten sehingga bisa menjalankan instruksi pelatih.

Sementara itu yang berhasil menciptakan gol dari tim sepakbola PON Papua Arody Uopdana dan Ricky Cawor sedangkan gol eks PON dicetak oleh Gunansar Papua Mandowen 2-1 untuk kemenangan tim sepakbola PON.

“Saya sangat berterima kasih sekali buat kaka-kaka mereka yang sudah mau membantu adik-adik mereka dalam laga uji coba kedua ini. Mereka sangat membantu kita karena selama ini dengan belum adanya uji coba keluar dan try out ini membuat kita sangat kesulitan untuk mencari lawan uji coba di Jayapura,” kata Pelatih Tim Sepakbola PON Eduard Ivakdalam kepada media ini Sabtu, (15/08/2020).

Sehingga ketika kaka-kaka mereka mau membantu kita yang dari eks PON di tambah dengan pemain Liga. Mereka mau mengajak kita untuk bermain disinilah kita bisa memanfaatkan uji coba ini untuk melihat bagaimana perkembangan-perkembangan dari setiap pemain, terutama kondisi fisik dan organisasi dalam bermain serta kekompakan tim.

“Tiga faktor utama ini yang saya sebagai pelatih lihat. Seperti fisik, organisasi dalam bermain dan kekompakan tim. Bagaimana kerja sama tim, fisik pemain sudah sampai di mana dan juga kekompakan dalam bermain,” bilang Edu.

Menurut Eduard Ivakdalam masih ada kendala yang sampai hari ini adalah faktor uji coba inilah yang harus kita sebenarnya sudah harus bisa keluar dalam arti kita berharap bahwa setelah covid 19 ini selesai. KONI sebagai induk organisasi olahraga dan Asprov PSSI Papua bisa mensuport kita untuk tim sepakbola PON bisa pergi untuk uji coba pertama keluar.

Sehingga kita bisa melihat disana mau ukur kemampuan tim dengan tim-tim yang ada di Jawa bahkan saya mempunyai keinginan bahwa uji coba pertama itu kita harus keluar negeri, karena uji coba dengan tim-tim yang kualitas bagus disana. “Ini akan mempermuda kita untuk melihat di mana kita punya cela dan kekurangan, sehingga kita bisa perbiki kekurangan tim. Ini target utama dari kita tim pelatih dan mengurangi tingkat kejenuhan dari pada pemain selama kita sudah latihan satu tahun dua bulan kita di Jayapura agar ada suasana baru dan pemain bisa lihat sepakbola di luar itu seperti apa,” bebernya.

Apa yang kita tim pelatih harapkan dengan sepakbola moderen para pemain bisa lihat perkembangan saat kita try out keluar. Sehingga pemain bisa kerja sesuai dengan apa yang mereka dapatkan dengan permainan yang intensitasnya lebih tinggi dan pemain harus bermain presure. Masih sangat minim dan kita belum kita harap kalau sudah berangsur pulih kita sudah harus bisa bergeser untuk uji coba di Jawa apabila keadaan di Indonesia sudah membaik.

“Saya juga senang pemain eks PON tidak bermain seperti yang kita bermain pada uji coba pertama. Sehingga kita lupa bahwa yang bermain ini adalah adik dan kaka, sehingga ada gesekan-gesekan tapi hari ini mereka bermain lebih kekeluargaan sehingga dari awal babak pertama hingga kedua bisa berjalan dengan lancar dan kualitas bermain bisa terlihat,” jelasnya.(**)
(Reporter : GM/Editor : SR)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *