Mantan Anggota Dari Partai Politik dan Mantan Anggota KPU Jangan Ambisi Masuk Dalam Kursi Wilayah adat

Tampak Ketua MPR dan anggota Saat Diwawancarai

Kesbangpol dan dan Pansel harus bekerja jujur dan dan perthatiakn keterwakilan perempuan papua

Hasil seleksi 14 Kursi DPR Papua jalur Otonomi Khusus(Otsus) di Provinsi Papua pada tahapan Akhir dimana dari 150 Calon yang di Saring oleh Panitia seleksi(Timsel) hingga mengerucut menjadi 42 dan akan di tentukan menjadi 14 orang yang akan menduduki Kursi legislatif ini,Mendapat tanggapan dari Lembaga Kultur Majelis Rakyat Papua (MRP) melalui hasil Rapat Pleno yang di lakukan di @Hom hotel Abepura Kota Jayapura 3 hingga 7 Juli 2020.

Dalam Rapat ini menghasilkan beberapa Poin penting yang akan di bawa kepada Gubernur papua untuk menjadi Pertimbangan Beliau,”Ungkap Ketua MRP Timotius Murib kepada Wartawan Usai menutup Rapat pleno MRP.

Di mana menurutnya, Ketersediaan 14 Kursi DPR Papua jalur Otonomi Khusus (Otsus) Papua harus Murni di peruntukan untuk Orang Asli papua, yang benar benar di Rekomendasi oleh Lembaga adat di 5 Wilayah adat Papua.

Serta dalam pengamatan Lembaga Kultur Representatif Orang Asli Papua (MRP), Bahwa dari ke 42 nama yang telah di keluarkan Timsel 14 Kursi terdapat sebagian mantan Penjabat Publik yang Gagal Seperti Para anggota DPR yang berasal dari Partai Poltik dan Mantan Penjabat Pemerintahan.

Untuk itu berdasarkan Rekomendasi di dalam Rapat Pleno Pemberian Pertimbangan dan Persetujuan MRP ini,anggota MRP merekomendasikan agar tidak di Akomidir mantan mantan Penjabat Publik,tetapi berilah Kesempatan Kepada Tokoh tokoh yang benar benar di Utus oleh masyarakat adat
dan sangat Paham Terhadap nilai nilai tatanaan adat di ke 5 wilayah adat yang tidak Pernah terkontaminasi oleh Poltik Praktis.

Timo Juga menambahkan bahwa salah satu Poin yang tak Kala penting di rekomendasikan dari hasil rapat pleno MRP Terkait Pemberian Pertimbangan dan Persetujuan Majelis Rakyat Papua (MRP) Terhadap Keaslian Orang Asli papua Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua yang ditetapkan Melalui Mekanisme Pengangkatan Periode 2019-2024, adalah harus ada keterwakilan Perempuan Papua di Kelima wilayah adat dari 14 Kursi yang akan di duduki, Khusus untuk wilayah adat Tabi yang saat ini dalam 42 nama tidak terakomodir Keterwakilan Perempuan MRP sebagai lembaga kultur akan berkordinasi dengan Gubernur untuk memintah Pertimbangan agar dapat di Akomidir semua Rekomendasi yang di Putuskan melalui Rapat Pleno MRP Terkait 14 Kursi Otsus DPR Papua, Ujarnya.
Editor : sonny

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *