Jabatan Sekda Papua Untuk Perempuan Papua Pertama Di Restui Oleh Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua

Tampak Foto Bersama Anggota Majelis Rakyat Papua MRP

Selama ini Kita Membicarakan Emansipasi Wanita, Perempuan Papua Juga Bisa Membuktikan Dan Kaum inilah yang Bisa Melayani Rakyatnya Dengan jujur adil dan Setia serta juga Merupakan Sejarah baru Buat Tanah Papua Bahwa Seorang Perempuan Papua Juga Bisa Menjadi Kepala Bukan Menjadi Ekor.

YOUTEFAPOST.COM,-(JAYAPURA), -Tahapan Seleksi terbuka calon Pimpinaan Tinggi Madya atau Sekretaris Daerah (Sekda)di linglungan Pemerintahan Provinsi papua telah memasuki tahapan seleksi Administrasi dan dari sejumlah calon yang mendaftar hanya 5 calon yang dinyatakan lolos seleksi Administrasi,sati diantaranya adalah Birokrat Perempuan Papua yakni DR Juliana J Waromi, SE, M.Si yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPR Papua.

Terkaait dengan seleksi jabatan Sekda papua Tokoh Perempuan Papua Debora Mote yang Juga sebagai Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua,birbicara mewakili seluruh perempuan asli papua terlebi khusus lagi lembaga masyarakat adat papua di 5 Wilayah adat.

Ia mengungkapkan bahwa mereka sebagai perempuan asli Papua sangat susah untuk bisa menduduki semua jabatan pada berbagai bidang kerja dipapua.

Untuk itu di erah Presiden Jokowi ini menurutnya Perkembangan perempuan asli Papua di atas Tanah ini sudah sangat siap untuk Berprestasi di berbagai aspek Pekerjaan dan Kehidupan, kami sudah siap di Pakai enta itu di dunia Birokrasi pemerintahan,Calon Bupati,Wakil bupati,calon DPR, Mentri maupun calon Gubernur papua,Kami Juga bisa

Dari sisi kesiapannya dan kemajuan perempuan Papua saat ini sudah siap di pakai,apalagi Kalau di Birokrasi misalnya Langsung Kepala OPD bisa jadi Sekda,bisa jadi kepala Dinas apa saja itu.

Di perkirakan bukan sudah bukan lagi 30%sekarang melainkan 50% perempuan papua siap untuk di Pakai di berbagai bidang Pekerjaan.

Harapan Wakil ketua Dua Majelis Rakyat Papua Debora Mote
untuk saat ini Sekretaris daerah(Sekda) provinsi papua,harus Orang Asli papua terlebih khusus perempuan yang harus menduduki kursi nomor 1 di Birokrasi Pemerintahan Daerah Papua,agar Kesetaraan Gender dapat terwujud,dimana semua orang harus menerima perlakuan yang setara dan tidak Diskriminasi berdasarkan identitas Gender mereka,yang bersifat Kodrati.

Ia juga menambahkan sudah puluhan Tahun Sekretaris daerah hanya di jabat kaum laki-laki,”Ungkap Debora Mote kamis 18/6/2020 saat mengikuti acara Penyerahan aset Gedung MRP yang di Renofasi Pasca terbakar tahun 2019

Untuk di Ketahui saat ini peserta yang dinyatakan berhak mengikuti tahapan seleksi terbuka Jabatan pimpinan tinggi Madya di lunglungan Pemerintahan Provinsi papua,adalah sebagai berikut:
1.Dr.Juliana J.Waromi,SE.Si
2.Doren Wakerkwa,SH
3.Drs.Wasok Demianus Siep
4.Dance Yulian Flassy,SE,M.Si
5.Drs.Basiran,M.Si (REDAKSI).

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *