Covid-19 tak membuat pemprov Papua lengah dalam persiapan PON

TAMPAK LAPANGAN PAPUA BANGKIT LE SIAP DI PAKAI PENGGUNAANNYA UNTUK PON XX TAHUN 2021

PON XX 2021 PAPUA

Covid-19 tak membuat pemprov Papua lengah dalam persiapan PON

YOUTEFAPOST.COM, -(JAYAPURA), – Pemerintah Provinsi Papua terus memantau dan memastikan progres pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX.

Persiapan Papua pembangunan venue tetap berjalan dan tak terganggu, meski adanya pandemi Covid-19 atau virus Corona yang menyebar di seluruh dunia, termasuk Papua.

Untuk memastikan pembangunan terus berjalan di lapangan, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Papua, Muhammad Musa’ad, Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Alex Kapisa bersama beberapa pimpinan kepala OPD melakukan kunjungan di beberapa yang berada di Kota dan Kabupaten Jayapura.

Dalam kunjungan, rombongan menyambangi Stadion Mandala dan Wisma Atlet, Aquatic, Istora, lapangan Cricket, Hockey, menembak, Softball/baseball dan GOR Gidi.

Diperkirakan, pembangunan beberapa venue PON akan rampung pada bulan Juli dan September 2020.

“Kami dari tim anggaran pemerintah daerah melakukan kunjungan ke beberapa venue, Ingin melihat semuanya untuk memberikan informasi yang terkait bagaimana kesiapan kita dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON XX,” terang Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Papua, M. Musaad kepada kepada pers disela-sela kunjungannya, Jumat ( 12/6).

Meski pelaksanaan PON XX diundur hingga Oktober 2021, katanya, tidak membuat pemerintah Papua lengah, justru dengan mundurnya PON menjadi kesempatan Papua menyiapkan diri untuk menjadi tuan rumah yang lebih baik.

“Meskipun PON ditunda tapi kita ingin terus menyiapkan diri lebih baik lagi, sehingga nantinya pelaksanaan PON di Papua bisa lebih optimal. Walaupun dalam situasi pandemi Covid- 19, tapi kinerja pemerintah tidak berhenti, kita terus bekerja karena kita tidak boleh panik,” ujarnya.

Menurutnya, venue-venue PON yang sedang dibangun sangat luar biasa, seperti aquatik, berdasarkan informasi dari rekan-rekan yang mengerjakan proyek ini bahwa aquatik menjadi yang terbaik, sama dengan Istora. Ini menjadi satu kebanggan bagi Papua bahwa kita punya fasilitas olahraga yang luar biasa,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Yohanis Walilo menambahkan, bahwa kunjungan tersebut guna melihat kondisi progres venue jelang pelaksanaan event olahraga empat tahunan tersebut.

“Hari ini kita datang melihat langsung karena ada hubungannya dengan pemeliharaan yang kita rencanakan, karena jangan sampai sebelum pelaksanaannya sudah rusak. Kedua, setelah perhelatan PON nantinya kita perlu jaga dan harus dikelola dan benar-benar yang paham, nanti dari unit teknis dinas olahraga akan merekrut orang-orang yang mengurusi ini mulai sekarang,” ujarnya.

“Kita memastikan agar di masa penundaan kita punya waktu yang cukup untuk benahi sebaik mungkin, supaya pas pelaksanaan bisa digunakan dengan baik semuanya,” tambahnya.

Walilo juga membeberkan, jika master plan PON XX Papua akan dirubah. Pasalnya saat ini ada pengurangan cluster dan cabor serta waktu penundaan pelaksaan PON.

“Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 ini kurs dollar semakin naik maka pasti perencanaan yang lalu seperti pembelian alat olahraga itu berubah. Itu butuh penelitian, tidak bisa tergesa-gesa, kalau sudah rampung akan disampaikan kembali ke PB PON untuk mengesahkan itu,” tandasnya.

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *