Hasil Kesepakatan Bersama FORKOPINDA Provinsi Papua Dalam Pencegahan Pandemi Covid 19

Tabel Grafis terbaru covid 19 17/ 21 Mei 2020

KESEPAKATAN BERSAMA
GUBERNUR PAPUA DENGAN FORUM KOMUNIKASI PIMPINAN DAERAH
PROVINSI PAPUA
TENTANG
PENCEGAHAN, PENGENDALIAN DAN PENANGGULANGAN CORONA VIRUS
DISEASE 2019 (COVID-19) DI PROVINSI PAPUA
Pada hari ini Rabu, tanggal Duapuluh bulan Mei, tahun Duaribu duapuluh
(20-5-2020), bertempat di Swiss Bellhotel Kota Jayapura, dengan
memperhatikan :
I. Kondisi terkini infeksi Covid-19 tanggal 19 Mei 2020 :
a. Pasien Positif : 483 Orang
b. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) : 569 Orang
c. Orang Dalam Pemantauan (ODP) : 2.922 Orang
d. Sembuh : 110 Orang (23%)
e. Meninggal : 9 Orang (2%)
II. Selama pemberlakuan pembatasan sosial diperluas dan diperketat tahap IV
(tanggal 7 s/d 21 Mei 2020), terdapat :
a. Penambahan kasus positif terbesar ada pada tahap ini yaitu sebesar 377
kasus (75,80%) dari 483 kasus akumulatif, dikarenakan pelaksanaan
kontak tracing dan tes secara massif;
b. Cakupan wilayah terdampak kasus (zona merah), masih tetap tersebar
di 12 Kabupaten/Kota;
c. Pelaksanaan pelacakan kontak kasus sebanyak 2.922 ODP dan 569
PDP;
d. Penyediaan Rapid Test : 75.015 unit, didistribusikan sebanyak 69.360
dan Reagen PCR : 11.900 sampel;
e. Pelaksanaan test massif : 20.243 dengan Rapid Test dan 3.049 dengan
Konfirmasi PCR;
f. Pemberlakuan Social dan Physical Distancing belum berjalan secara
maksimal;
g. Jumlah bantuan sembako terdistribusi kepada masyarakat dan
komunitas : 21.348 paket bantuan
III. Dasar Hukum :
a. Larangan untuk tidak melakukan mudik sesuai Peraturan Menteri
Perhubungan Nomor 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi
Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka
Pencegahan Penyebaran Covid-19;
b. Larangan bagi PNS/ASN untuk tidak melakukan perjalanan dinas
sesuai Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 19 tahun 2020 tentang
Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya
Pencegahan Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah;
2
c. Kesepakatan Bersama Pemerintah Provinsi Papua, tanggal 5 Mei 2020;
d. Surat Edaran Gubernur Papua Nomor 440/5168/SET Tanggal 6 Mei
2020 tentang Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Corona
Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Papua, dan
e. Surat Edaran Gubernur Papua Nomor 440/4770/SET Tanggal 24 April
2020 tentang Petunjuk Teknis Keluar Masuk Orang Yang Dikecualikan
Karena Alasan Dinas Yang Bersifat Penting dan Mendesak.
Berdasarkan Kondisi terkini, dan berpedoman pada Landasan Hukum
diatas, Pemerintah Provinsi Papua bersama Forkompimda Provinsi Papua
bersepakat :
1. Melanjutkan Kebijakan Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat
(PSDD) dalam rangka penanganan keselamatan dan kesehatan masyarakat,
seiring dengan masa status tanggap darurat sampai dengan 4 Juni 2020,
dengan pengaturan sebagai berikut :
a. Melanjutkan pelaksanaan pembatasan keluar masuk orang dari dan
keluar Provinsi Papua berlaku selama 14 hari (satu kali masa inkubasi)
mulai dari tanggal 22 Mei s/d 4 Juni 2020 melalui
penerbangan/pelayaran komersial, ASDP, lintas batas darat/laut
negara, maupun lintas batas darat/laut antar wilayah termasuk antar
Kabupaten/Kota se-Papua;
b. Memperpanjang Bekerja dan Belajar di rumah, mulai tanggal 22 Mei s/d
4 Juni 2020. Aparatur Sipil Negara (ASN) melaksanakan tugas
kedinasan dari rumah (work from home) dan aktivitas
persekolahan/perkuliahan dari rumah;
c. Memperketat pembatasan aktifitas masyarakat, pembatasan
kegiatan ditempat dan fasilitas umum, pembatasan kegiatan
keagamaan dirumah ibadah (ibadah dirumah), pembatasan
kegiatan sosial dan budaya (pukul 06.00 s/d 14.00 WIT) di
kabupaten/kota sampai dengan 04 Juni 2020 selama masa
Tanggap Darurat;
d. Melanjutkan pengetatan dan pemeriksaan pada Pos Terpadu lintas
batas darat/ laut/ASDP antar wilayah pada batas Kabupaten/Kota;
e. Mengoptimalkan pelaksanaan Test (RDT dan PCR) dengan target
terfokus pada wilayah terpapar dengan prioritas pada ODP, PDP dan
OTG secara terstruktur, sistematis dan massif;
f. Mengoptimalkan pelaksanaan isolasi terstruktur bagi PDP, ODP
dan OTG;
g. Mengefektifkan pelayanan RS Abepura sebagai RS Khusus Covid-
19 dan mengoptimalkan pelayanan RS Rujukan Utama, Rujukan
Regional dan Pendamping Rujukan;
h. Untuk menjamin efektifitas pencegahan dan penanganan penyakitpenyakit
endemis dan penyakit berbahaya lainnya, seperti pandemik
Covid-19 maka perlu segera dibentuk regulasi daerah sebagai dasar
hukum yang kuat dan komprehensif;
i. Melanjutkan PSDD dan Surveilans Ketat sampai dengan 04 Juni
selama masa Tanggap Darurat bagi kabupaten/kota yang
berada pada zona merah, dengan fokus pencegahan dan penanganan
Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten
Nabire dan Kabupaten Mimika. Khusus Kabupaten Mimika
penanganannya bekerjasama dengan PT. Freeport Indonesia;
3
j. Melaksanakan Karantina Wilayah ketat dan Surveilans Ketat
dengan melakukan kontak tracing bagi ODP, melakukan Rapid Test
semua OPD dan diawasi secara ketat untuk mencegah secara dini
penularan bagi Kabupaten yang belum ada kasus;
k. Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten/Kota
berkewajiban untuk melakukan upaya pencegahan dan
penanganan medis secara terkoordinasi, sistematis dan masif
terhadap pasien Covid-19.
2. Selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat
(PSDD), Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten/Kota
berkewajiban melakukan penanganan dampak sosial ekonomi akibat
pandemik Covid-19 secara terstruktur, sistemik dan masif, dengan
mengedepankan prinsip: koordinasi, integrasi, sinergitas, akuntabilitas
partisipatif, efektif-efisien dan inovatif, yaitu:
a. Penanganan Dampak Ekonomi melalui Pengadaan bahan pangan
dan kebutuhan pokok Masyarakat, Pemberian stimulus kepada
pelaku UMKM dan mikro yang terdampak Covid-19 serta Relaksasi
Pajak Daerah.
b. Jaring Pengaman Sosial (JPS) melalui pemberian bantuan sosial dalam
bentuk barang dan atau uang kepada keluarga, pekerja sektor
informal/harian dan masyarakat lainnya serta Pelaksanaan Padat Karya.
Demikian Kesepakatan Bersama ini dibuat ditandatangani oleh PARA
PIHAK pada hari dan tanggal tersebut di atas ( Redaksi Youtefapost,com)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *