Wagub : Masyarakat Diminta Jangan Keluar Rumah Sekitar Jam 2 Siang Karena Masa Reaktif Covid- 19 sangat Cepat

foto wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, SE, MM Saat Memeberikan sambutan pada Acara Pemberian Bantuan Berupa Logistik dan Uang Tunai Kepada Beberapa Rumah sakit Mitra, Lembaga Keagamaan dan Panguyuban Diwilayah Kabupaten/kota Di Provinsi Papua

Wagub Meminta Agar Para Jurnalis Media Untuk Selalu Memberikan Informasi terus Menerus Dalam Penanganan Pandemi Covid- 19
JAYAPURA, – (YOUTEFAPOST.COM), –hal tersebut di tekankan saat Pemerintah Provinsi Papua memberikan Cash Money sebesar Rp. 77 Miliar bantuan langsung untuk bantuan dampak Pandemi Covid-19 di seluruh Wilayah Papua.

Uang Tunai itu diserahkan kepada 29 pemerintah daerah dengan nilai per kabupaten Rp.2 miliar,5 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kabupaten Mimika, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Merauke, Kabupaten Nabire dan Biak Numfor sebesar Rp5 Miliar per Rumah Sakit, 5 Rumah Sakit Mitra di Wilayah Jayapura dan sebesar Rp500 Juta per Rumah Sakit dan 17 Asrama Mahasiswa di luar Papua senilai Rp 50 juta per Asrama.

Pemprov Serahkan Dana Cash Rp77 Miliar Untuk Bantuan Dampak Pandemi Corona
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi membantu pemerintah daerah sebesar Rp 2 miliar, namun dikhususnya untuk Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura diberikan bantuan sebesar Rp4 miliar, lantaran kedua pemerintahan daerah ini berada ibu kota provinsi.

“Untuk dua kabupaten ini nilainya Rp4 Miliar, semua ini bersifat fleksibel sehingga kita melihat cash by cash, rumah sakit rujukan di 5 wilayah adat kita berikan bantuan dengan angka Rp5 milar, dana ini harus digunakan baik dan 100 persen untuk penanganan covid-19,” kata Wagub, saat penyerahan bantuan secara simbolik di Kantor Gubernur, Rabu siang.

Pemerintah Provinsi, kata Wagub saat ini sedang berusaha untuk segera mencairkan dana Otsus untuk semua Kabupaten/Kota di Papua. “Sehingga diharapkan para Bupati/Walikota dapat lebih menseriusi dan selesaikan masalah ini,” katanya.

Sementara untuk bantuan sosial, lanjut Wagub sifatnya bergilir sesuai data saat ini ada 17 ribu. Itupun sasarannya bagi penerima yang telah terdata nama dan alamatnya. Namun, ada kebijakan khusus bagi warga masyarakat Asli Papua yang tidak memiliki KTP, akan diakomodir melalui Intansi pemerintah, Lembaga keagamaan dan adat.

“khusus OAP yang tidak berKTP tetap akan di perhatikan, kita akan datangi dan tetap menerima bantuan dengan paket yang sama yakni Bahan Pokok, kita tetap sesuaikan, kita fleksibel sesuai situasi,” kata Wagub menambahkan komitmen pemerintah Provinsi adalah situasi ini harus dirasakan bersama, karena bersama-sama kita dapat selesaikan pandamik Covid-19 ini.

Endingnya, Wagub meminta semua pihak, pemerintah, perwakilan agama, adat, pemuda, masyarakat untuk bergandengan tangan agar dapat segera terlepas dari wabah Corona. Ia juga berharap arus informasi terkait pendemik Covid ini, dapat di update secara baik.

“Kami lihat arus informasi masih kurang, sehingga kami harap Satgas Papua yang tangani ini membuka informasi ini,” kata Wagub.

Selain bantuan berupa Cach Money, Wagub Papua secara simbolis juga memberikan bantuan langsung berupa bahan pokok, untuk perwakilan Kelompok Keagamaan.
Wagub klemen Tinal juga Mengingatkan para wartawan media agar selalu menulis Tentang pandemi Covid 19 dan mengetahui secara pasti kepada masyarakat luas agar pada jam- jam tertentu yang virus bekerja Secara tajam yakni sekitar Jam 2 siang harus kecang penjebarannya agar amasyarakat tidak keluar pada jam tersebut(***)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *