Biak Bertambah Lagi 8 kasus positif covid-19.

Foto Ketua Tim Satgas Penganan Covid 19 Bupati Biak Herry Ario Naap Saat Memberikan Informasinya

BIAK,-(YOUTEFAPOST.COM), -Bupati Kabupaten Biak Numfor, Herry Aryo Naap, S.Si.,M.Pd di dampingi Danlanal Biak Kol. Laut (P) Budi darmawan Amran, Ketua DPRD Biak Numfor Milka Rumaropen, Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, Dandim 1708/BN Letkol. Inf. Ricardo Siregar, Kepala Staf Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang adalah Sekda Biak Numfor, Markus O Mansnembra, Direktur RSUD Biak Dr. Ricardo. Mayor, direktur RSUD supiori Dr. Jenggo. Suwarko, dan Plt Kadis Kesehatan Biak Numfor Daud N. Duwiri, menggelar konferensi pers terkait jumlah pasien Corona di Kabupaten Biak Numfor. Senin, 27 april 2020.
Sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor, Herry Aryo Naap, S.Si.,M.Pd menyebutkan dari 33 sampel sampel swab test yang dikirim ke Litbangkes jayapura, 17 diantaranya telah diterima hasilnya pada senin, 27 april 2020, pukul 21.00.
Hasil dari 17 Swab Test, 8 dinyatakan positif dan 9 negatif.
“kami telah terima hasil Swab Test dari Litbangkes jayapura, 8 orang dinyatakan positif. 2 orang merupakan rujukan dari Kabupaten Supiori dan berasal dari klaster Gowa. Ucap Bupati.
Dikatakan dengan meningkatnya kasus covid-19 ini, bupati menghimbau agar seluruh masyarakat biak numfor memiliki kesadaran penuh dalam menerapkan sosial distancing dan physical distancing guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
“tolong sayangi diri sendiri, sayangilah keluarga, sayangilah lingkungan kita, sayangi dan jaga Kabupaten Biak Numfor. Jangan sampai kasus ini terus meningkat. Kami Tim Gugus Tugas, TNI/Polri tidak dapat bekerja sendiri. Namun kita harus bergotong royong melawan virus corona ini. Kita tidak perlu panik, kita harus memiliki komitmen untuk keselamatan, kebaikan kita bersama”. Ungkapnya.
Lanjutnya Covid-19 ini akan berhenti jika kita saling menjaga. saya jaga saudara dan saudara juga menjaga saya. Kita tidak perlu banyak berinteraksi, atau berkunjung di tempat umum. Tetap dirumah saja. Belajar bekerja dan beribadah dirumah saja, demi orang-orang yang kita cintai, demi Biak Numfor. Ucap bupati.
Bupati juga memberi apresiasi serta motivasi kepada tenaga kesehatan yang tengah berjuang melayani para pasien baik di lokasi karantina di Balai Diklat Adibai maupun di RSUD Biak.
“selaku Bupati, saya memberi apresiasi dan hormat saya kepada tenaga kesehatan yang harus meninggalkan keluarga dan tidur dilokasi karantina maupun di RSUD guna memberikan pelayanan optimal. Kalian pahlawan. Bahkan ada juga yang muslim ditengah menjalankan ibadah puasa dibulan Ramaddan ini. Tetap fokus memberikan pelayanan dan saya ingatkan agar tetap menjaga kesehatan”. Ujarnya.
Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor, Daud Duwiri yang didampingi Direktur RSUD Biak, Dr.Ricardo.Mayor, mengatakan dari 8 kasus positif corona, maka direncanakan 8 orang pasien positif tersebut, akan dievakuasi dari lokasi karantina terpusat ke ruang isolasi RSUD Biak.
“kini RSUD Biak sesuai keputusan Gubernur Provinsi Papua ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 di Wilayah Saireri. Sehingga persiapan terus dilakukan dan untuk pasien positif terkomfirmasi hari ini, akan kami koordinasikan dengan pihak RSUD Biak untuk dirawat diruang isolasi uang ada”. Ujar Daud Duwiri.
Hingga kini juga masih terus dilakukan pemeriksaan Rapid Test bagi masyarakat yang merasa memiliki hubungan atau pernah kontak dengan ODP, PDP maupun pasien positif. Dan untuk pemeriksaan tersebut dipusatkan di Puskesmas Biak Kota.(LS/Redaksi).

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *