Ketua Umum Pemuda dan Mahasiswa Saireri Papua : Minta Pimpinan TNI/ POLRI Evaluasi kembali Mental dan Kinerja Prajuritnya Saat Bertugas Dilapangan

foto saat pemakaman kedua pemuda papua asal saireri yang di tembak aparat di kota Timika

JAYAPURA, -(YOUTEFAPOST.COM), -Ketua umum Pemudah Saireri Papua Gifli Buinei mengatakan bahwa mereka sangat prihatin dengan 2 kejadian yang baru saja terjadi beberapa waktu lalu diantaranya yaitu penebakan 3 Anggota Polri di Kasonaweja Mamberamo (12/3/2020) dan 2 anak muda Papua di kab Mimika (13/4/2020) Dan ada Dua Pemudah Saireri Papua yang Manjadi Korban Tewas Penembakan aparat TNI.

Untuk kasus pertama di Mamberamo Raya kami minta dengan hormat kepada pimpinan TNI di Papua agar segera mengambil tindakan untuk mengevaluaasi kinerja anggotanya di Lapangan supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi kedepannya karena ini tentu sangat merugikan baik Istitusi TNI-POLRI maupun masyarakat luas. Ini juga kami pandang sebagai hal yang merusak citra baik dari kedua Istitusi yang sedang dengan susah payah dijaga. Kami mendukung pimpinan TNI segera menindak tegas para oknum TNI yang melakukan penembakan yang tidak semestinya.

Yang kedua kepada para pelaku (Oknum TNI) yang terbukti melakukan kesalahan harus ditindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Yang ke tiga Kami minta kepada Kapolda Papua, Pangdam XVII Cenderawasih, dan KOMNAS HAM Papua segera mengusut tuntas oknum aparat yang melakukan penembakan terhadap dua anak muda Papua di Mimika. Ini merupakan pelangaran HAM karena Aparat sebagai alat negara telah dengan kekeliruan melalukan penembakan dengan sasaran yang tidak seharusnya. Kami merekomendasikan harus ada rekonsialiasi dengan keluarga Korban agar kedepannya tidak menjadi luka batin pada keluarga korban secara khusus tapi juga masyarakat Papua secara umum,”Ungkap Gifli kepada Awal Media.

Kami berharap ke depannya Aparat TNI maupun POLRI di Papua bisa mengidentifikasi dengan jelas Anggota KKB dan Masyarakat sipil khusunya Orang Asli Papua

Kami turut merasakan duka cita yang mendalam terhadap gugurnya 3 anggota Polri di Mamberamo dan 2 anak muda Papua di Mimika yang merupakan Saudara kami, Ini merupakan tragedi yang memilukan dan pada dasarnya hal sepeti ke dua kasus ini tidak perlu terjadi.

Sementara itu di tempat yang sama Sekjen Pemudah Saireri Papua Nikolas Imbiri menilai Kasus Penembakan oleh Anggota TNI terhadap Dua Anak mudah Papua di Kabupaten Mimika merupakan Pelanggan HAM karena dengan Keliru manembak masarakat sipil yang benar benar bukan kelompok KKB.

Untuk itu Ia berharap agar harus ada Rekonsiliasi dari Pemerintah dalam hal ini Pihak TNI dengan keluarga Korban dan Rakyat Papua secara Umum,”Harap Sekjen Pemudah Saireri Niko Imbiri.(REDAKSI YP.COM)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *