Mengenal Sejarah Terbentuknya Meseum Loka Budaya Uncen Jayapura Papua

Foto Meseum Uncen Papua Yang Kini Hanya SEpenggal bangunan lama

JAYAPURA,(YOUTEFAPOST.COM),- Meseum Loka Budaya Uncen Atau yang lebih Dikenal UPT. Museum Uncen yang dibangun berdasarkan gagasan Keluarga Rockefeller untuk mengenang Anak Gubernur Amerika Serikat (New York) Nelson Rockefeller, Maikel Rockefeller yang Hilang Dipantai Selatan Papua Kurang lebih 500 meter dari lepas Pantai Laut Arafura.
Ide dan Gagasan Keluarga Rockefeller ini diteruskan Kepada UNESCO (PBB) untuk Menfasilitasi Pemerintah Indonesia Agar Segera Membangun Sebuah Meseum Di Irian Barat Yang sekarang sebagai Meseum Loka Budaya Univeristas Cenderawasih Jayapura Papua.
Setelah Meseum tersebut dibangun Tahun 1973 diresmikan tanggal 24 Oktober 1973 pula sampai saat ini dibuka untuk Umum, banyak Wisatawan Manca Negara Yang terus menerus berdatangan untuk berkunjung hingga saat ini.
Sejak Lembaga Antroplogi Bergabung dengan Meseum Loka Budaya sampai Tahun 1984.
Lembaga Antropologi dilebur jadi dua Bagian yang pertama Pusat Pengabdian Pada Masyarakat (P2M),dan yang kedua Pusat Penelitian ( PUSLIT) Uncen, Pusat Pengabdian Pada Masyarakat bergabung pada Meseum Loka Budaya Uncen dari Tahun 1984 sampai 1990.
Di Tahun 1990 Pusat Pengabdian pada Masyarakat Menjadi LPPM/ LP2M hingga sampai saat ini.
Meseum Loka Budaya dikembalikan kepada Rektor dengan sebutan UPT. Meseum Loka Budaya Uncen sampai diakhir tahun 2017,diusulkan menjadi dua unsur organisasi yakni Satuan Tugas Administrasi UPT.dan kedua Meseum Pekerja Teknis Struktural UPT.
Meseum Disamakan dengan semua UPT. Meseum dan Meseum-meseum Di Tanah Air Indonesia bahkan Sampai Ke Negara-negara yang memiliki Mesium.
Sejarah singkat Pembangunan UPT.Meseum Loka Budaya Uncen adalah atas dasar gagasan Keluarga Rockefeller Untuk Mengenang Gubernur yang Hilang di Pantai Selatan -+ 500 meter dari lepas pantai tersebut di Kota Rusa Merauke yang berbatasan laungsung dengan Laut Arafura gagsan tersebut yang diteruskan ke Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) yang menagani Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Bahkan sampai Ke ASIA.
Direktur Mr. Porter A. Mc. Cray diteruskan kepada Direktur Permesuman Indonesia Drs. Amir Sutarga dan Kepada : Gubernur Irian Barat Frans Kasiepo dan Juga Kepada Rektor Universitas Cenderawasih Irian Barat Bapak Prof. Soekisno Adikoemoro.
Dan Sebagai Penanggung Jawab Rektor Universitas Cenderawasih, Ketua Pembangunan Gedung Meseum Loka Budaya Drs A. Ismanoe, M. Pd. Kontraktor Konsultan PT. Daya Guna Jayapura.
Mulai Dibangun dari tanggal 20 Mei 1970 sampai selesai 24 Oktober 1973 dan diresmikan untuk umum
Dengan Personil /Kepala Meseum Loka Budaya.
Pertama Bapak Arie Korwa, BA, dan Kedua Bapak Almahum Arnold. C. AP, BA. Ketiga Almahuma. Dra Mintje D. Rumbiak, Keempat Drs. Barkis Suradmadja, Ke lima Almahum Bapak Drs. Enos.H Rumansara, M.Si, Keenam Bapak Drs. Fredy Sokoy, S.Sos, M.A dan yang ke Tujuh hingga Saat ini Bapak Drs. Agus Samori, M.Si…..( Sumber : Yoseph Wally, S.IP Kepala Bidang Teknis Material Benda-benda Museum/ Editor Berita : Simson WM .Rumainum, Amd.IP

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *