Politeknis Kesehatan Jayapura Papua (Poltekes) Siap Mensuport Tenaga SDMnya Ke University Rhode Island Amerika Di Bidang Farmasi

pertemuan Kerja sama poltekes Jayapura Papua dan University Rhode Island Amerika


Dari : Lanjutan Kerja Sama Bidang SDM dan Poltekes Papua bersama University Rhode Island Amerika

JAYAPURA, -(YOUTEFAPOST.COM), – Bertempat Kantor Kampus Politeknik Kesehatan Papua Di Padang Bulan Abepura, Senin (9/03/2020), kemarin kunjungan lanjutan kepala Bidang SDM Papua Bapak Aryoko Rumaropen dan Tuan Brook Williams Ross dari University Rhode Island Yang Mana datang kembali untuk Mengecek Persiapan Kerja Sama dalam Bidang SDM Farmasi yang terutama Peningkatan Sumber daya Manusia.
Dalam Kesempatan Itu Saat Di temui Direktur Politekes Papua Bapak Herman Arwam mengatakan Bahwa Pihaknya Ada Membuat program (110), 100 Doktor 10 profesor, kata Arwam lanjut, katanya pihaknya sangat berterimakasih kepada Bapak Gubernur Lukas Enembe, Lewat Kepala BPSDM Papua karena telah mendukung kerja sama, Ujarnya oleh sebabnya pihaknya menerima kerja sama ini dan yang sekarang mereka akan menyiapkan Bidang Farmasi dan akan menyiapkan 20 Doktor yang kerja sama dengan UNHAS kebutulan ada yang punya bidang-bidang yang tadi yakni farmasi dan jika ada Yang mampu menguasai Tofel Bahasa Ingris yang baik bisa dan yang belum akan di persiapkan bersama BPSDM Papua dan akan di lanjutkan Ke University Rhode Island Amerika,” imbunya,
Di Papua Mempunyai bahan Baku Untuk Obat sangat Banyak oleh sebabnya ia telah memanggil Ketua Program Farmasi Ibu Tokayo yang hadir untuk mempersiapkan diri dalam bidan keperawatan dan Farmasi.
Lalu kata Herman arwam kita di papua mempunyai sumber alam untuk obat sangat banyak seperti Pohon Pepaya Bisa Buat Obat Kina Malaria dengan kulit susu dan cocok dengan gen orang papua seperti orang-orang tua dulu mereka minum dan cocok buat tubuh mereka.
Oleh sebabnya kerja sama University Rhode Island Amerika lewat Pemerintah Provinsi Papua Bidang SDM bisa membantu tenaga-tenaga orang asli papua bidang Farmasi untuk Memproduksi sendiri obat, tanpa membeli dari dari Luar Papua , Ungkap Arwam lagi.
Lanjut, “katanya Di uncen hanya mempunyai tenaga pengajar sedangkan yang praktis Cuma ada di politekes karena mempunyai sarana dan prasarana seperti laboratrium Farmasi.”Tambahnya. ( Editor : Sonny .Rumainum/ Redaksi)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *