Keamanan Dalam PON XX 2020 Bukan Hanya Tanggungjawab TNI /Polri Tetapi juga Semua Masyarakat Papua

Annggota DPRP Papua Thomas sandegauw

Hali ini langsung disampaikan Anggota Komisi IV DPR Papua Thomas Sondigau,ST, mendukung TNI dan Polri menjaga keamanan Papua selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) ke XVI yang akan digelar di Papua, Oktober nanti adalah tanggugjawab kita bersama diharapakan seluruh masyarakat papua juga terlibat untuk membantu kemanan dalam iven empat tahunann ini.

Hal tersebut disampaikan Wakil ketua Komisi IV DPRP di Ruang rapat Fraksi Partai Demokrat Papua usai melakukan Pemantauan Lapangan Mandala 14/2/2020 persiapan PON XX dan Peparnas XVI.

Untuk menjaga keamanan selama Kegiatan PON berlangsung di beberapa Tempat , Thomas menilai Pemerintah pusat perlu ada kesamaan Pandangan antara pemerintah daerah beserta TNI-Polri dalam mengantisipasi aksi Aksi Kelompok yang ingin menggagalkan Pesta Akbar Olahraga di Tanah Air ini

Pemerintah Pusat harus secepatnya mendesak pemerintah daerah untuk sinkronisasi antara provinsi, kabupaten dan TNI-Polri dalam rangka mengamankan pelaksanaan PON Tahun 2020,” kata Thomas Sondigau,ST

Tom menjelaskan jika terkordinasi dengan baik maka pemerintah mudah untuk memetakan pihak-pihak yang dianggap sebagai ancaman gangguan keamanan.

“Agar mereka tetap pada rel untuk menjaga keamanan bersama. Dengan demikian, pelaksanaan PON tahun 2020 dapat didukung oleh seluruh elemen masyarakat Papua,”Ungkap politisi F-Demokrat DPRP Papua ini.

“Sementara itu di singgung mengenai Penggunaan Lapangan Mandala dan Stadion Papua Bangkit sebagai Hombes Persipura dalam Kompetisi Liga satu Indonesia tahun 2020, Waki ketua Komisi IV DPRP Thomas mengatakan Bahwa untuk saat ini kedua Stadion Sepakbola kebanggaan Orang Papua ini belum bisa di Pakai oleh Persipura Khusus untuk Mandala Masih dalam Tahap Renovasi dan Pemeliharaan Rumput, sedangkan Stadion Papua bangkit tidak bisa di Pakai karena dikhususkan buat penyelenggaraan PON XX Tahun 2020.

Menurut Politisi Senior asal Partai Demokrat Papua ini Kurang Lebih 6 hingga 7 bulan ke depan barulah bisa di Gunakan ke dua Stadion berskala Internasional ini,”Ungkap Thomas Sondigau,ST.(Andrew/sonny)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *