Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Politik, Hukum dan Kriminal » Pandangan Tokoh Akademisi Dr. Ir ApoloSafanpo,S.T.M.T Tentang Pemekaran Provinsi 7 Wilayah Adat Di Tanah Papua

Pandangan Tokoh Akademisi Dr. Ir ApoloSafanpo,S.T.M.T Tentang Pemekaran Provinsi 7 Wilayah Adat Di Tanah Papua

(144 Views) November 22, 2019 8:20 am | Published by | No comment

Dr. Ir ApoloSafanpo, S.T. M.T : Pemekaran Seperti hantu k? Yang bikin Orang Asli papua Akan Mati?

JAYAPURA, -(YOUTEFAPOST.COM),- Berbicara Soal Pemekaran Atau Daerah Otonomi Daerah Baru yaitu Setiap Elemen Masyarakat Orang-orang mempunyai pendapat dan pikiran yaitu baik dari Tokoh Akademisi, Masyarakat tokoh pemuda, Perempuan Tokoh Agama tentang Pemekaran Provinsi hal tersebut menjadi wacana trending topik yang dibahas di setiap Media mempunyai asumsi yang berbeda-beda di provinsi Papua Sudah bukan Barang baru Bagi Tanah Papua hal tersebut di sampaikan langsung Tokoh Akademisi Muda Rektor Uncen Papua Dr.Ir. ApoloSafanpo,S.T. M.T. Disela-sela Akhir Acara Wisuda Berbicara Tentang Pemekaran ada bermacam Asumsi dan argumentasi yang berbeda-beda berbicara soal lembaga mengacu pada aturan yang berlaku di indonesia, sesuai dengan undang-undang, sesuai Menurut UU no. 23 thn 2014 pasal 31 dan pasal 56 tentang Daerah otonomi baru Pemerintahan daerah ujar “ Safanpo.
Lanjut, “Katanya, Pemekaran Provinsi adalah menjadi Wacana yang sedang dibahas di Dipusat tetapi Menurutnya Pemekaran Juga mengacu pada 3 pertimbangan yaitu pertimbangan Teknografis, pertimbangan yang dilakukan dari bawah (Botton Up) dalam PP.76 Tahun 2007, ini terdiri dari dua hal yakni persayaratan dasar fisik kewilayahan, persayaratan Potensi Daerah Ekonomi dan Pariwisata Politik nasioanal Pertimbangan kepentingan politik Nasional Strategis Nasional contoh salah satu provinsi yang di mekarkan di kepulauan Riau, dan Di Jawa Provinsi Banten dari sisi kewilayahannya kalau dengan sisi teknografis tidak mempunyai syarat, namun targetnya karena di pandang dari segi kependudukan namun karena dipandang dari segi kepentingan Starategis Nasional dibahas dengan top down bisa dilakukan di pemerintah pusat proses wacana dengan 3 kepentingan tersebut ini dibahas diberbagai Daerah, Tambahnya, Sedangkan yang berkembang di Masyarakat adalah Wacana Soal Pemekaran itu seperti hantu k? Atau Dia sejenis mahkluk hidup yang bisa membunuh semua orang Saat Ditanya Soal Pemekaran oleh Masyarakat Papua, yang di pandang Sebagai Satu Kepentingan kelompok atau segelincir orang Saja kita mesti melihat itu dengan logika dengan rasionalitas Dulu waktu pemekaran provinsi Irian jaya Barat ada orang memprotes Tentang pemekaran itu tetapi sekarang coba di protes pasti banyak orang yang menolak itu sehingga pemekaran itu seperti hantu k? Yang diisukan akan banyak orang yang mati (OAP) seandainya kalau Irian Jaya barat Digabungkan kembali ke Provinsi Papua juga yang terjadi 14 kabupaten di provinsi Papua, Contohnya, Di Pegunungan Tengah Jayawijaya, Merauke Wilayah selatan yakni Mappi,asmat Bovendigul dan menjadi 4 kabupaten Jayapura Di mekarkan menjadi Kabupaten Keerom,sarmi dan mamberamo raya oleh sebabnya perlu di bahas dalam diskusi Bersama, apakah ini menguntungkan orang asli Papua atau Bagaimana? jangan dibahas dengan emosi Sekarang tetapi di bahas dengan logika dalam diskusikan Secara Rasional,Tambahnya dan Yang perlu kita (OAP) diperhatikan sekarang adalah karena Masuknya harus Globalisasi jaman Teknologi pengaruhnya sudah sulit di bendung tetapi kita Berinovasi dengan memperhatikan Sumber daya manusia yang siap untuk berdaya saing dengan orang yang datang dari Luar Papua Secara khusus untuk Orang Papua Asli, (OAP) tetap eksis, Survive “Tandasnya…… ( Editor : SONNY Redaksi YP.COM)

Facebook Comments
0Shares
Categorised in:

No comment for Pandangan Tokoh Akademisi Dr. Ir ApoloSafanpo,S.T.M.T Tentang Pemekaran Provinsi 7 Wilayah Adat Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *