Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Port Numbay » Peduli Anak -anak Terlantar (Jalanan), Orang Asli Papua Dinas Sosial Kota Gelar Pelatihan Ketrampilan

Peduli Anak -anak Terlantar (Jalanan), Orang Asli Papua Dinas Sosial Kota Gelar Pelatihan Ketrampilan

(110 Views) November 7, 2019 12:33 pm | Published by | No comment

Dinas Soaial Kota Jayapura Lakukan Pelatihan Pembinaan Bagi LKS dan Pekerja Sosial Untuk Anak Terlantar OAP

JAYAPURA, -(YOUTEFAPOST.COM), – Dinas Kesejahateraan Sosial Kota Jayapura, melakukan pembinaan bagi Lembaga Kesehateraan Sosial (LKS) dan Pekerja Sosial pada kegiatan pelatihan ketrampilan dan praktek belajar kerja bagi anak-anak terlantar Orang Asli Papua (OAP), yang akan berlangsung dari 7-8 November 2019.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jayapura Nurjainudin Konu, mengatakan lewat kegiatan ini butuh penanganan yang serius dan jangan lakukan secara setengah-setengah sehingga tidak mengenai sasaran karena harus bekerja sama dengan mitra sosial.

Tentu Pemerintah Kota Jayapura akan menjalani secara bertahap dan penanganan seperti ini harus dilakukan.

“Anak-anak ini kan ada dari 28 Kabupaten yang ada di Papua dan itu dapat diukur seperti itu. Instansi terkait juga dalam pelatihan-pelatihan dan ketrampilan bagi anak putus sekolah bekerja sama dengan lembaga-lembaga sosial yang ada di Kota Jayapura,” ujar Nurjainudin Konu usai membuka kegiatan pelatihan kepada wartawan, Kamis, (07/11/2019).

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura Irawadi mengatakan kita melakukan pelatihan ini dengan lembaga yang menanungi ditinngkat lembaganya untuk kemudian melakukan pembinaan kepada mereka.

“Kita punya data sudah ada dengan jumlah 146 anak terlantar termasuk anak-anak aibon, cuma anak-anak ini kan ada yang sudah tidak punya orang tua ada yang orang tuanya masih ada tapi mereka tidak diperhatikan,” kata Irawadi.

Dijelaskan Kadis Sosial ada anak-anak yang tidak mau kembali ke rumah mereka, sehingga mereka secara berkelompok lebih senang, ada yang cari waktu pergi untuk menghirup lem aibon.

“Kita harapkan dengan adanya kegiatan ketrampilan ini dan seterusnya mereka tidak lagi menghisap lem aibon dan sebagainya,” ungkapnya.

Lanjutnya sesungguhnya kita ada tempat yang permanen di Waena yang akan direhab nanti, kedepannya kita akan lakukan pembinaan dan pelatihan disana. Kita asramakan atau dalam bentuk rumah singgah.

“Secara rutin akan kita monitor, tentu ini atas kerjasa kita dengan pekerja-pekerja sosial yang ada. Yang merupakan ujung tombak. Dalam kegiatan ini juga di ikuti oleh lima lembaga,” terangnya.

Dalam pelatihan ini ada anak-anak plus orang tuanya yang masih ada orang tuanya yang sudah tidak punya orang tua, mungkin keluarganya.

Amoye Pekey salah pekerja sosial mengatakan dengan kegiatan ini anak-anak ini di harapkan bisa kembali ke rumah mereka.

“Yang perlu itu kita tambahkan lagi ketrampilan mereka sehingga anak-anak bisa kembali lagi berkumpul dengan keluarga mereka,” bilangnya.

Kami pekerja sosial ini sejak 2016 lakukan penilaian langsung di lapangan, kita mau membantu anak-anak ini agar kedepan bisa kembali ke rumah mereka dan bisa membantu pemerintah baik itu kepada bangsa dan negara, agar kedepan kehidupan mereka bisa selayaknya kembali.
Maksd dan tujuan Kegiatan tersebut adalah terentasnya anak terlantar, anak Putus sekolah dan anak jalanan sehingga anak terpenuhi hak-haknya untuk baik,mandiri dalam kelangsungan hidup,tumbuh kembannya,partisipasi dan perlindungan serta memiliki ketrampilan yang dapat menjadi keahlian untuk modal kerja nanti.
Tujuannya untuk mengembalikan anak pada kehidupan normal seperti kembali bersekolah dan memperoleh kasih sayang orang tua dan keluarga,Melindungi dan Membebaskan anak agar terhindar dari tindakan Kejahatan, dan Mengembalikan anak-anak yang masih tinggal di jalanan untuk kembali kerumahnya dan tinggal bersama orang tua dan keluarga.
Kegiatan tersebut di ikuti oleh peserta sebanyak 30 orang,Distrik Jayapura selatan 4 orang, Distrik Jayapura Utara 4 orang, Distrik Abepura 4 orang, Distrik Heram 4 orang, Distrik Muara Tami 4 orang dan Orang Tua dan Anak jalanan 10 orang.
Kegiatan tersebut bersumber pada biaya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Sosial Kota Jayapura Tahun Anggaran 2019.
Nara sumber, Pekeja Sosial anak, Dinas sosial kota Jayapura.
Materi Pembinaan, Penguatan LKS dan Mitra Kerja, serta pembinaan Anak Terlantar.
Kegiatan tersebut Bertempat Di Hotel Grand Tallend kali acai kotaraja.(laporan: sonny rumainum pemred youtefapost.com)

Facebook Comments
0Shares
Categorised in:

No comment for Peduli Anak -anak Terlantar (Jalanan), Orang Asli Papua Dinas Sosial Kota Gelar Pelatihan Ketrampilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *