Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » ADAT DAN SEJARAH GEREJA » Ibadah Syukur Jack Komboy Di Tandai Dengan Prosesi Penobatan Gelar Adat Suku Biak Sebagai “Kamasan”

Ibadah Syukur Jack Komboy Di Tandai Dengan Prosesi Penobatan Gelar Adat Suku Biak Sebagai “Kamasan”

(108 Views) November 3, 2019 4:29 am | Published by | No comment

Pesan jack Kamasan Komboy Semua rakyat Papua Untuk Sukseskan PON XX Tahun 2020

JAYAPURA, -(YOUTEFAPOST.COM),- Bertempat Di Halaman Rumah Keluarga Besar Bapak Almarhum Abner Komboy dan Ibu Almarhuma Monika Lenora Karma Di Perumahan Murah Kotaraja Dalam Bersama Masyarakat Dan Warga Jemaat Diaspora Mengadakan Ibadah Syukur Anak kekasih Jack Kamasan Komboy.
Syukuran Pelantikan Penobatan (“ SANSIBER”), Dimana Anak Kekasih Terpilih Dalam Kursi Anggota Legislatif DPR Papua Dalam Periode Ke-3 periode 2019-2024 Yang Sekaligus Diberi Gelar “Mambri Kamasan” yang dalam arti Orang yang kuat dan Mampu Memberi Makan Banyak orang dengan Tanda Simbol Sebuah Parang Dan Noken.
Parang sendiri Mempuyai Alat untuk memakai Bekerja Untuk Mancari Nafkah atau berkat, Sedangkan Noken adalah Tempat Untuk Mengumpulkan makanan Agara Kelak Dapat membantu Banyak orang yang susah dengan hasil makananya.
Hal itu sudah terbukti pada periode pertama dan Kedua Jack Kamasan Komboy,sehingga Tidak heran Kalau beliu terplih pada periode Ke Tiga ini.
Dalam sambutan Omnya Bapak Drh. Constant Karma memberikan penjelasan tentang arti Mambri bahwa mampu membantu kepentingan Orang banyak baik Dari keluarga sampai kepada masyarakat umum, dan Ditempat Kerjanya, Mambri juga adalah adat yang di pertahankan dalam Suku biak, Bapak Constant karma menyebutkan Bahwa Mambri juga adat yang mendukung Rohani, Spritual Kita kepada Tuhan.
Filosofi Mambri sendiri dari orang Yang jadikan satu Dalam Rumsram yang pernah dikutip dari Buku Bapak DR. Mansoben, Rumsram sendiri adalah tempat untuk berkumpul untuk menyelsaikan masalah.
Rumsram juga di pernah Cap sebagai tempat penyembahan Berhala Sehingga Pada Pada Masa Belanda Di hapus.
Sehinngga Seorang Missionaris Lodwijk Domensen merubah Keadaan ini, Sehinnga jagan heran nama domensen dipakai dalam satu tempat-tempat Peribadatan dan juga Orang batak Dimana-mana semua berhasil karena mereka tidak Menolak adat yang Baik, Ucapnya.
Kultur tersebut membuat sehingga sampai sekarang merubah pradigma orang Biak Arti Mambri di salah artikan dengan prinsip” AYA KADA” Saya Sudah, Saya Ini sudah siapa yang Melawan saya, saya yang hebat sehingga membuat orang Biak Sendiri tidak Maju-maju seperti Orang Batak, “Tambahnya.
Oleh sebab itu Ia Berharap kepada Anak Jack Kamasan Komboy Bekerja Untuk Membela kepentingan Rakyat.
Ibadah Syukur tersebut Di pimpin oleh Pelayan Firman Bapak Pdt. S .Situmeang, M. Mis.
Dalam kesempatan itu juga Pesan dari Jack Kamasan Komboy ia Sangat Mengucap syukur kepada Tuhan dan berterima kasih Kepada Semua Orang Telah Mendukung Dia Dan Mempercayainnya Sebagai Wakil Rakyat pada Periode Ke Tiga ini, Kiranya Tuhan Yesus yang dapat membalasnya, Jack Juga Berpesan Bahwa Papua pada Tahun 2020 Akan Menjadi Tuan Rumah Pesta Olahraga Bergengsi Nasional Yakni PON XX, Ia Berharap semua Masyarakat Papua Mendukung Bukan saja Menjadi Tuan Rumah Tetapi Ini adalah Anugerah Tuhan Untuk Kita Orang Papua Sebagai jati diri (Martabat) oleh sebabnya mari kita menerima setiap Tamu yang datang dengan Lemah lembut serta kita mengenalkan Papua dengan adat istiadat kita orang Papua.
Membuat perhiasan khas papua sebagai Sovenir khas Asli papua yang di pertahankan dengan Mejual jasa sebagai asset Budayah Papua yang Di pertahanakan Bukan Saja Olahraga Semata, “ Tambahnya.
Acara tersebut Di hadiri oleh para undangan dan Pelayan jemaat dan unsur-unsur jemaat Di Gereja GKI Diaspora Kotaraja dalam dan Mitra Kerjanya seperti Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Drg. Aloysius Giyai, M.Kes. Tokoh LSM Ibu Vince Jarangga dan para Awak media ceta, Eletronik dan Online serta Para Mantan Pemain Persipura Eduard Ivak Dalam Dan kawan-kawan. ( laporan : SONNY.Rumainum)

Facebook Comments
0Shares
Categorised in:

No comment for Ibadah Syukur Jack Komboy Di Tandai Dengan Prosesi Penobatan Gelar Adat Suku Biak Sebagai “Kamasan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *