Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Ekonomi, Bisnis dan Keuangan » Perkembangan Inflasi Kota Jayapura dan Merauke Oktober 2019

Perkembangan Inflasi Kota Jayapura dan Merauke Oktober 2019

(63 Views) November 1, 2019 10:16 am | Published by | No comment


JAYAPURA, (YOUTEFAPOST.COM), -Hasil Pemantau BPS Provinsi Papua Selama Oktober 2019 menunjukkan Bahwa Kota Jayapura Terjadi deflasi sebesar 0,35 persen, Kondisi tersebut sama dengan bulan sebelumnya dimana bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar 1,26 persen. Diantara faktor pemicu terjadi deflasi adalah penurunan harga dengan besaran andil masing-masing yaitu : Cabai rawit sebesar -0,255 persen,tarif angkutan udara sebesar -0,033 persen,bawang merah besar -0,067 persen, bawang putih sebesar-0,057 persen,tomat sayur sebesar-0,026 persen, cabai merah sebesar -0021 persen, tomat buah sebesar -0,14 persen, daging ayam ras sebesar-0,013 persen, daging sapi sebesar -0,013 persen,kubis sebesar -0,012 persen, dan beberapa komoditi lainnya.secara umum deflasi tersebut didominasi oleh pengaruh penurunan harga pada transportasi,komunikasi dan jasa keungan yang memberikan andil sebesar-0,23 persen serta kelompok bahan makanan sebesar -0,017 persen terhadap total deflasi dikota Jayapura.
Sementara itu di Merauke selama oktober 2019 terjadi deflasi sebesar 0,99 persen. Diantara faktor pemicu terjadi deflasi adalah penurunan harga dengan besaran andil masing-masing yaitu : cabai rawit sebesar-0,206 persen, telur ayam ras- 0,121 persen,kacang panjang sebesar-0,091 persen, bawang merah sebesar-0,086 persen, beras sebesar-073 persen, cabai merah sebesar-0,064 persen, daging ayam kampung sebesar-0,064 persen, bayam sebesar -0,042 persen, bawang putih sebesar-0,029 peesen, kubis sebesar-0,008 persen,dan beberapa komoditas lainnya secara umum deflasi tersebut dedominasi oleh pengaruh penurunan harga pada kelompok bahan makanan dengan andil mencapai-0,023 persen terhadap total deflasi di Merauke.
Lebih lanjut, kota Jayapura perkembangan inflasi tahun berjalan oktober 2019 mencapai-0.91 persen.Pencapaian ini lebih rendah terkendali di abndingkan oktober 2018 yang sebesar 3,83 persen. Selain itu inflasi year on year (yoy) Oktober 2019 sebesar 1,83 persen dan rlatif lebih rendah dibandingakan yoy oktober 2018 yang sebesar 6,10 persen.
Adapun di Merauke Berjalan oktober 2019 mencapai -2,67 persen .pencapaian dibandingkan oktober 2018 yang sebesar 2,19 persen. Adapun inflasi year on year (yoy) oktober 2019 sebesar 0,40 persen dan realtif lebih rendah dibandingkan yoy oktober 2018 yang sebesar 3,46 persen.
Berdasarkan pantauan inflasi month to month tercatat selama lima bbulan terakhir di Kota Jayapura mengalami deflasi secara terus-menerus. Hal serupa juga terjadi di Merauke yang mengalami defalsi selama empat bulan secara berturut-turu. Memperhatikan besaran capaian inflasi yoy di kedua kota tersebut BPS Provinsi Papua Menilai bahwa kondisi inflasi masih terkendali. Secara umum,mengingat besaran andil penyumbang deflasi di kedua kota tersebut didominasi oleh kelompok bahan makanan maka Pemerintah perlu Mengantisipasi terhadap potensi gejolak harga dimasa mendatang yang disebabkan oleh ketersediaan Stok di Pasar.
Namun Demikian, Pemerintah perlu mencermati lebih lanjut terkait fenomena deflasi yang terjadi secara terus menerus. Di perlukan monitoring terhadap gejala kelesuan yang mungkin timbul pada para pelaku ekonomi untuk segera di sikapi dan diantisiapsi segera Sumber BPS Provinsi Papua( Editor SONNY.Rumainum)

Facebook Comments
0Shares

No comment for Perkembangan Inflasi Kota Jayapura dan Merauke Oktober 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *