DPD Demokrat Papua Kecewa, Kurangnya Keterwakilan Orang Papua Di Kabinet Indonenesia Maju

waket satu Sekjen DPP Demokrat Bung Rifay Darus,SH

“Demokrat Papua:Jokowi Tidak Hargai Suara Orang Papua”

JAYAPURA,(YOUTEFAPOST.COM),-Pasangan Jokowi- Mauruf Memperoleh 93 Persen Suara di Tanah Papua atas Hasil Pemilihan Presiden April 2019 Lalu,Jokowi di Anggap Tidak Menghargai Suara Orang Papua.

Hal Tersebut di Karenakan Tidak ada Keterwakilan Orang Asli Papua (OAP) yang duduk di Susunan Kabinet Jokowi Indonesia Kerja Jilid II.

Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Papua, Riky Ham Pagawak Mengaku sangat Menyesal dan Kecewa dengan Keputusan Presiden yang tidak Mengakomodir Orang Asli Papua dalam Kabinetnya.
Apalagi saat Pilpres Lalu Dirinya yang Juga selaku Bupati Mamberamo Tenggah mengklaim Bahwa 100 Persen Suara Masyarakatnya Buat Jokowi-Maruf.

Hampir semua Bupati/Walikota di Papua 100 Persen Berikan suara ke Jokowi. Sayangnya tidak ada Menteri OAP yang Masuk Kabinet Kerja Jilid II.

Begitupulah Salah satuh Kader Demokrat tidak ada yang Masuk, Padahal Partai Demokrat Papua di Bawa Instruksi Gubernur Lukas Enembe yang Merupakan Ketua Partai, Menjadi Otak tercapainya Dukungan 93 Persen dukungan Untuk Jokowi waktu Pilpres’ Ungkap Ham Pagawak dengan Nadah Kesal,Usai Peresmian Sekretariat DPD Demokrat Papua di Kotaraja Jayapura, Rabu 23/10/2019.

Ia Juga Mengatakan Jokowi Cukup sudah datang ke Papua karena tidak Menghargai Kerja keras Orang Asli Papua yang sudah Memilihnya.

Sementara Sekretaris DPD Partai Demokrat Papua, CarolusBolly Menilai Bahwa Kabinet Jokowi Jilid II Tanpa Kehadiran OAP Sanggatlah Kurang Pas, Kebijakannya dinilai Sebagai satu Kemunduran Demokrasi dan Sejarah baruh yang Kurang Baik bagi Papua.
Karena itu Demokrat Papua Akan Meminta Jawaban Presiden,Apa alasan Dia tidak Memasukan Orang Asli Papua dalam Kabinet?”

Jangan Sebut Saudara Bahlil Lahadia yang Mewakili Papua sebab semua Orang tau Persis Orang Asli Papua itu seperti apa Sesunggunya”Ujar Carolus.(EDITOR : SR)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *