Pembagian Kursi Calon Legislatif DPRD Kota dan Provinsi Harus Ada Keseimbangan

ok

Ketua AMPI Provinsi Papua Yohan Angelbert TJoe

“Uang Bukan Segalanya!”
JAYAPURA,06/05 ( Youtefapost.com),- Pemilu 2019 sudah selesai dan telah memasuki proses Tahapan-tahapan penyelesaian akhir untuk Pileg sudah memenuhi UU Pemilu baik dari tingkat pemilihan pilpres,Pileg dan Pemiliahan Anggota DPD RI Namun hal di nilai sebagai satu model yang kurang menguntungkan dan merugikan.
Sesuai dengan Tahapan yang telah di tetapkan oleh KPU RI, namun bukan saja di kota Jayapura hampir seluruh provinsi Di Tanah air Indonesia, baik Provinsi Kabupaten dan Kota mengalami kendala pada momen pemilu tersebut bahkan sampai merengut nyawa manusia.
Untuk Di provinsi Papua dan Papua Barat Pemilu telah berjalan Aman, lancar tertib dan terkendali semua berkat kerja sama semua pihak, Baik pihak penyelenggara, KPUD, Bawaslu, PPD, PPS dan Pihak keamanan TNI/ Polri.
Hal tersebut langsung di tegaskan oleh ketua AMPI Provinsi Papua Yohan Engelberth T’joe, sebagai anak adat Port Numbay dan Juga sebagai calon legislatif DPR Provinsi Papua yang ditemui di aston hotel pada acara pleno kpud kota Jayapura senin malam kemarin, menurutnya partisifasi pemilih pada kota Jayapura sangat sedikit dan minim sekali dan banyak menguntungkan orang mempunyai Duit saja sehingga ia menegaskan, kebijakan Bawaslu Kota dan provinsi harus tegas untuk mengambil langkah kebijakan, jangan Penuh dengan kepentingan dan sarat kepentingan, Melihat kinerja ditingkat PPD yang kurang profesional dan hanya memerlukan duit semata, “tandasnya.
Lanjut katanya kita sekarang sudah memasuki tahapan-tahapan yang hampir selesai,
Untuk memilih calon wakil-wakil rakyat yang duduk dalam kursi Anggota Parlemen baik Di tingkat Kota/ Kabupaten, provensi harus jelas bukan hanya hanya dengan uang untuk menjual harga diri dan kepentingan Sesaat saja, imbunya.
Ingat Kita Sekarang melihat Pembangunan Dan kesejateraan daerah dan kota Kita Yang sebagai Rumah Kita Bersama Dibawah Wilayah Kesatuan NKRI dan secara Khusus Ditanah Papua tercinta ini, Partai politik sebagai kendaraan atau Perahu Politik semata.
Lanjut kata Melvin tjoe panggilan akrabnya sangat diharapkan kepada bawaslu kota Jayapura untuk meninjau ulang kepada PPD / PPS serta KPPS Distrik Abepura yang punya masalah harus ditinjau ulang memanggil semua untuk memanggil semua karena dinilai bermasalah karena ada money politik dan kepetingan dalam pungutan liar dalam memungut biaya,ada PPD 5 orang yang Mempunyai kepentingan, ujarnya.
Menurutnya pemilu hari ini membutuhkan DPR Yang Reprentatif yang harus ada perwakilan rakyat yang duduk oleh sebab itu ia meminta kepada walikota dan ketua DPRD kota Jayapura dan semua Pemangku kepentingan untuk menentukan dan ikut terlibat dalam menentukan kursi lanjut katanya orang asli port numbay 15 orang dan sisanya 25 kursi untuk orang papua baik orang pantai dan gunung dan sisanya orang non papua karena melihat partisipasi Pemilih sangat Minim alias kurang yang ikut memilih sehingga ada indikasi money politik ada 40 kursi yang di perebutkan dalam calon anggota dewan secara khusus dikota Jayapura yakni perimbangan yang jelas, harapnya, karena kita tidak bicara suara tetapi kursi untuk menjaga kota jayapura sebagai Rumah Kita Bersama dan di harapkan kepada Bawaslu kota untuk atur, jangan dengan Cara PPD yang akan kegaduan dan kekacoan di kota ini, karena sudah mengacauakan tata krama, “tambahnya ( laporan: SONNY.Rumainum)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *