Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Olahraga Papua » Open Turnamen Pentaque Menjadi Ajang Uji Kekuatan Atlet Menuju PON 2020

Open Turnamen Pentaque Menjadi Ajang Uji Kekuatan Atlet Menuju PON 2020

(143 Views) Mei 2, 2019 12:54 am | Published by | No comment

ok

Bapak Manager dan Ketua Harian Cabor Pentaque FIK Uncen Triguntoro

ok Suasana grand Final Tounamen Pentaque tampak kegiatannya berlangsung di halaman kampus Fakultas Keguruan Uncen Abepura

JAYAPURA,(Youtefapost.com),- Kejuaraan Open Turnamen Pentaque Promosi dan Degaradasi Menuju PON Ke-XX Tahun 2020 Papua. Berlangsung di lapangan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Cenderawasih (Uncen), Jayapura, Abepura 29-30 April 2019, dalam kejuaraan tersebut memainkan dua kategori yakni,Single Man Woman dan Shoting Man Woman

Ketua Harian FOPI Papua Try Guntoro mengatakan turnamen yang kita lakukan ini juga dalam rangka promosi degradasi untuk mempersiapkan tim ke Treaning Center (TC)/pemusatan latihan terpusat.

“Turnamen ini di ikuti oleh 34 atlet, dari 34 atlet itu Timika 2 orang dan yang lainnya dari Kabupaten dan Kota Jayapura dengan sebagian peserta lainnya adalah atlet Pentaque yang sedang TC berjalan,” ujar Try Guntoro kepada wartawan Selasa, 30 April 2019.

Ini juga persiapan kita menuju TC terpusat dan untuk TC berjalan itu kita sudah mulai dari bulan Oktober 2018 lalu itu ada 22 atlet untuk persiapan PON 2020.

“Nanti pada saat TC terpusat baru kita akan mengucilkan atlet lagi menjadi 20 atlet jadi setiap latihan dan setiap tiga bulan kita akan buat kegiatan seperti ini karena untuk menguji hasil dari latihan,” terangnya.

Menurutnya karena untuk open turnamen sendiri itu sangat kurang atau tidak ada, disisi lain cabor lain pasti ada turnamen untuk menguji hasi latihannya.

“Kami sangat berterimakasih kepada KONI, memang pembiayaan belum karena apa yang ada di kami ya sangat sederhana cuma memang TC berjalan kami sudah di biayai Oktober sampai Februari,” bebernya.

Dengan adanya turnamen ini bisa nanti intensif dan latihan kami selalu ada dari jam 4-8 malam, sisi lain anak-anak punya kebutuhan soal peralatan nya.

Peralatan bosinya itu masing pertandingan itu tidak ada yang standar tetapi paling tidak yang harganya lebih mahal para atlet bisa lebih enak.

“Jadi bosi itu ada harganya yang Rp.2,5 juta, Rp. 3 juta dan ada juga yang hanya harga Rp. 300 ribu sementara sekarang kami disini ada kurang lebih 30 set bosi yang kita adakan sendiri hanya yang kurang lebih 5 set itu yang Rp. 2,5 juta dan yang 25 set yang harganya 300 ribu,” terangnya.

Jadi nanti kalau dari KONI bisa memenuhi saya pikir itu tidak mahal, kalau ukuran KONI kan pastinya tidak mahal. “Kalau itu bisa terpenuhi saya yakin dengan target-target menuju PON nanti bisa tercapai,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan untuk PON nanti ada 11 nomor pertandingan, untuk target kita nanti bisa dapat meraih 2 medali emas tapi kita akan berusaha untuk lebih baik dari pada itu.

Try Guntoro juga mengaku target yang sementara di canangkan akan lebih dari pada itu, sehingga kalau ada try out bisa diikuti. Sehingga menjelang pelaksanaan PON 2020 mulai dari tahun ini kita akan lebih bekerja maksimal hingga pelaksanaan PON nanti target kita bisa melampaui itu.

“Uji tanding juga harus kita lakukan, kalau kita tidak pernag uji tanding bagaimana mau melihat hasi latihan kita, jadi salah satunya adalah uji tanding,” ungkapnya.(GM/ Editor : SIMSON.R)

Facebook Comments
0Shares
Categorised in:

No comment for Open Turnamen Pentaque Menjadi Ajang Uji Kekuatan Atlet Menuju PON 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *