Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Politik, Hukum dan Kriminal » Tolikara Siap Bungkus (2) Kursi DPR-RI Untuk Demokrat

Tolikara Siap Bungkus (2) Kursi DPR-RI Untuk Demokrat

(229 Views) April 12, 2019 2:36 pm | Published by | No comment
ok

Carolus Kia Killen Boli SE, MM Caleg No.urut 5 DPR RI Partai Demokrat

ok

Sepuluh ribu Masa pendukung Partai Demokrat

KARUBAGA, (YOUTEFAPOST.COM) —Puluhan Ribuan massa dan simpatisan Partai Demokrat di Kabupaten Tolikara menyatakan dukungan dan siap membungkus suara untuk menggolkan 2 kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua dari Partai Demokrat Papua.

Pernyataan dukungan itu terungkap dalam kampanye akbar yang digelar DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolikara di Lapangan Karubaga, Jumat (12/04/2019).

Puluhan ribu massa dan simpatisan Demokrat yang datang dari berbagai distrik membanjiri tempat kampanye. Pada kesempatan itu, sejumlah calon anggota DPRD Tolikara dan calon DPR Papua hadir. Turut serta, dua Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Demokrat yakni Willem Wandik, S.Sos dan Carolus Kia Kelen Boli, SE.MM yang didukung tersebut.

Ketua DPC Partai Demokrat Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE.M.Si dalam orasinya memyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh simpatisan Partai Demokrat yg hadir memenuhi Lapangan Karubaga.

Pada kesempatan itu, Usman juga menyatakan secara terang-terangan bahwa masyarakat Tolikara sepakat membungkus suara untuk 2 calon DPR RI dari Demokrat yakni Willem Wandik dan Carolus Kia Kelen Boli pada pemilihan calon legislatif 17 April mendatang. Alasannya, kata Usman, keduanya dianggap mampu dan tepat menjadi penyambung aspirasi rakyat Papua di Senayan selama lima tahun ke depan.

“Di depan kita ini ada dua kader terbaik Partai Demokrat. Ada bapak Willlem Wandik dan bapak Carolus Boli. Mereka berdua kita dukung untuk duduk di DPR RI karena mereka adalah putra terbaik Papua dan Demokrat,” kata Usman yang juga juga Bupati Tolikara periode kedua ini disusul teriak gemuruh khas Pegunungan Tengah Papua.

Sementara itu, Sekertaris Umum DPD Partai Demokrat Papua, Carolus Kia Kelen Boli, SE.MM dalam orasi politiknya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Tolikara yang selama ini telah memberikan dukungan suara bagi kader-kader terbaik Partai Demokrat Papua.

“Saya ucapkan apresiasi yang besar bagi seluruh warga Tolikara karena selama ini, bapa ibu sekalian terus memberikan dukungan bagi kader Partai Demokrat di Papua, baik bagi Gubernur Lukas Enambe maupun kepada Bupati Usman Wanimbo, sehingga mereka berdua bisa mencapai dua periode kepempimpinan mereka,” ujar Carolus.

Dalam kampanye tersebut, selain diwarnai dengan pesta bakar batu, Ketua DPC Partai Demokrat Tolikara, Usman G. Wanimbo juga berkesempatan memperkenalkan satu persatu calon anggota legislatif dari Partai Demokrat yang hadir, baik Caleg  DPR RI, DPR Papua dan DPRD Tolikara.

 

Siap Kompak Perjuangkan Aspirasi Papua di Senayan

Caleg DPR RI dari Partai Demokrat, Carolus Kia Kelen Boli, SE.MM mengatakan, keinginannya untuk maju ke Senayan karena nuraninya terpanggil untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat Papua yang lebih luas dan kompleks di parlemen Pusat.

“Jika terpilih nanti, saya berharap, kami 10 orang yang berhasil dipilih oleh rakyat Papua, benar-benar kompak saat berada di Senayan untuk sama-sama bersuara memperjuangkan kepentingan Papua. Dalam sudut pandang saya, masalah hanya satu itu saja yaitu belum kompak. Jangan seperti saat RUU Otsus Plus, ada yang dukung, ada yang malah berusaha menjegal, ini tidak baik bagi kepentingan rakyat Papua,” ujar Carolus.

Carolus yang juga menjabat Ketua Komisi III DPR Papua saat ini mengatakan beberapa hal yang akan menjadi agenda perjuangannya jika terpilih nanti ialah mendorong dan mengawal terus Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Provinsi Papua dan Kabupaten/Kota) untuk terus fokus membangun infrastrukur guna menciptakan konektivitas antardaerah. Selain itu, persoalan berakhirnya dana Otonomi Khusus (Otsus) yang tersisa dua tahun lagi, juga harus segera dibicarakan bersama Pemerintah Pusat dan harus tetap dipertahankan, sekalipun nama atau formulanya berbeda.

“Pemerintah harus fokus menyelesaikan infrastruktur yang menjadi urat nadi utama. Kebutuhan pembangunan lain tetap penting, tetapi infrastruktur kita taruh di depan. Dengan infrastruktur jalan misalnya, titik-titik simpul di semua wilayah ini terhubung. Misalnya Jayapura-Wamena yang sudah tembus sekarang ini. Konektivitas antardaerah juga kita fokuskan di wilayah Selatan yakni Merauke-Bovendigoel yang hingga kini masih sangat parah. Selain itu, juga infrastruktur jalan yang menghubungkan di wilayah Pegunungan Tengah dari Puncak Jaya ke Puncak dan dari Puncak ke Enarotali. Tanpa mengabaikan kebutuhan yang lain, jika semua infrastruktur ini bisa terhubung, kita berharap dialah yang akan menjadi daya dorong, daya angkat, daya ungkit untuk kebutuhan pembangunan yang lain seperti pendidikan dan kesehatan,” katanya.

Menurut Carolus, masalah  pembangunan di Papua ini sangat kompleks. Oleh karena itu, ia berharap, semua pihak yang tinggal dan datang di Papua harus memiliki hati yang tulus untuk membangun Papua. Selama pihak-pihak tertentu hanya memikirkan untung rugi dan tidak tulus ikhlas membangun Papua bergaya misionaris, kesejahteraan rakyat Papua sebagaimana diharapkan sulit tercapai.

“Saya bukan siapa-siapa di atas tanah ini. Saya hanya bagian terkecil dari anak negeri ini. Oleh karena itu, saya hanya bisa memohon dan meminta dukungan suara dan doa dari seluruh rakyat Papua kepada saya. Kalau rakyat Papua berkenan memberikan suaranya kepada saya, saya berterima kasih banyak. Karena saya sadar benar dan tahu  bahwa suara yang ada di Papua ini adalah suara yang bernyawa. Suara itu harus direstui oleh tanah, alam dan negeri Papua ini dan terutama oleh Tuhan yang Maha Kuasa,” kata Carolus. (GMR)/EDITOR: SONNY)

Facebook Comments
4Shares
Categorised in:

No comment for Tolikara Siap Bungkus (2) Kursi DPR-RI Untuk Demokrat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *