Frekwensi Dan Nilai Kasus Kekerasan Terhadap Anak Dan Perempuan Di Papua ada kemajuan Dibanding Tahun Sebelumnya

ok

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Anak BKKBN Provinsi Papua Anike Rawar, AMd. Kep

Jayapura, ( Youtefapost.com)Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Papua dinilai sudah mulai mengalami penurunan di 2018 lalu.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPP) dan Keluarga Berencana Provinsi Papua, Anike Rawar saat ditemui wartawan di Jayapura, Jumat (8/3/2019).

Menurut Anike, menurunnya jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak ini menyusul masyarakat dinilai telah sadar terhadap dampak buruk miras yang menjadi pemicu utama terjadinya kasus kekerasan.

“Memang masalah miras ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Papua. Bahkan, Gubernur Papua sudah mengeluarkan Perda soal miras sehingga masyarakat sudah mulai sadar bahwa miras adalah perusak tanah Papua,” jelasnya.

Kendati begitu, Anike tak henti-hentinya mengingatkan seluruh warga khususnya para ayah agar tak lagi mengkonsumsi miras yang hanya memberikan dampak buruk bagi kehidupan keluarga.

“Kami tetap memperjuangkan perempuan dan anak supaya merasa tenang dan aman di lingkungan keluarganya. Jadi para ayah jangan lagi mengkonsumsi miras, melainkan menyayangi istri dan anak yang merupakan generasi penerus bangsa,” harapnya.

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise dalam kunjungannya ke Papua pada 27 Februaru lalu, mengajak tokoh adat dan agama di Papua untuk berperan aktif dalam mengatasi masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurutnya, tokoh adat dan agama memiliki peran yang sangat penting. Oleh sebab itu, Yohana menegaskan, pihaknya ingin memanfaatkan peran tiga pilar, yaitu pemerintah, adat dan agama dalam menekan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah setempat.(Berthi.P)

Facebook Comments
3Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *