Koni Papua Datangkan Konsultan Asal Jepang (PRUI) “Mr. Taka”

ok

Sekum Koni Papua Kenius Kogoya saat, Diwawancarai wartawan Humas koni Papua

Youtefapos.com

JAYAPURA,(YP.com)- Persatuan Rugby Indonesia (PRUI) Papua mendatangkan konsultan asal Jepang Mr. Taka untuk memberikan whorksop bagi atlet dan juga pelatih.

“Kedatangam Mr. Taka ini adalah bentuk kerjasama kita Rugby Indonesia dan Rugby dari Jepang, kebetulan kami di Papua ini di minta langsung oleh Mr. Taka bagaimana dia mau langsung datang ke sini, dan kami ada punya program yang sementara kami lagi seriusi seperti TC PON dan TC berjalan kami satukan program itu,” ujar Ketua Harian PRUI Papua George Deda kepada Kawattimur, Jumat, 22 Februari 2019.

Dengan hadirnya Mr. Taka ke sini kamu satukan program pembinaan dan juga dalam rangka TC PON itu sendiri.

“Hal-hal yang lebih utama setelah kami diskusi dia juga punya sedikit gambaran untuk Indonesia terutama cabang olahraga Rugby. Jadi hal yang lebih utama kita lihat adalah kami secara fisik, teknik rata-rata bagus, tetapi peraturan banyak yang kita belum tau nah ini kelemahan kami nah itu yang kami meminta dia untuk lebih banyak kepada peraturan itu,” jelasnya.

Jadi setiap saat ada perubahan-perubahan dengan yang baru ini lebih kepada yang tadi di sampaikan Ketua Bimpres bahwa olahraga ini sedikit keras dan ekstrim, tetapi justru sekarang lebih mereka perhatikan.

“Aturan-aturan baru itu yang lebih banyak mereka beritahu tentang hal-hal seperti itu dengan peraturan-peraturan baru yang akan di terapkan lebih kepada pengamanan dan akan di lakukan Workshop,” tuturnya.

Diterangkannya bahwa untuk Workshop nanti akan di lakukan hingga hari Senin minggu depan.

Sementara itu Mr. Taka mengatakan dirinya senang berada di Indonesia dan lebih khusus berada di Papua.

“Saya mau Indonesia Rugby, Papua Rugby lebih bagus. Saya datang ke sini dan rasakan itu ternyata Papua itu aman, saya lihat di sebelah ada Masjid dan lihat lagi ke sebelah ada Gereja ternyata di Papua tidak ada perbedaan disini aman saja. Jadi masyarakat seluruh Indonesia yang ada di Papua sangat beraneka ragam,” bilang Mr. Taka.

Jadi kedantangan saya ke sini saya kira hanya orang Papua saja, padahal seluruh orang dari Indonesia semua ada disini.

“Kalau saya di negara saya pemain Rugby tetapi lebih fokus ke perwasitan, jadi lebih mengerti tentang peraturan,” tutupnya. (get/son)

Facebook Comments
3Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *