Melawan Lupa : Mengenal Lebih Dekat Fotografer Terkenal Asal Belanda “Tuan Pietter Laag”

ok

Fotografer terkenal Belanda Pitterlaag

(YOUTEFAPOST.COM)

ok
Fotografer terkenal Belanda Pitterlaag

 

Piet ter Laag pernah tinggal di West Nieuw Guinea / Tanah Papua dari Tahun 1959 sampai akhir Tahun1962 dan Beliau ikut pulang terus bersama Pemerintah Belanda untuk selamanya dan tidak kembali lagi ke Papua.

 

Piet ter ialah orang yang mengabadikan semua kegiatan Pemerintah, kegiatan pihak swasta, kegiatan Gereja maupun kegiatan kemasyarakatan dan beberapa peristiwa penting dalam bentuk foto dan film dokumenter yang sampai sekarang masih tersimpan rapi dan bisa diputar kembali roll filmnya.

 

Piet ter telah mendokumentasikan ribuan foto dan dalam bentuk film dari kegiatan 7 Wilayah Adat di Tanah Papua, diantaranya :

  1. Meliput langsung Kegiatan Pemilihan Anggota Dewan Nieuw Guinea Raad di 7 Wilayah Adat dari tanggal 18 – 25 maret 1961.

 

  1. Meliput langsung kegiatan sidang Pembentukan Komitte Nasional Papua Barat ( KNP ) pada tanggal 19 – Oktober 1961 yang saat itu terpilih sebagai Ketua KNPB ialah : Mr. De Rijke seorang Peranakan Indo-Belanda.
  2. Tuan Piet ter juga meliput langsung dan memfilmkan kegiatan Deklarasi pada 1 Desember 1961 di Kota Hollandia,, sekarang tepatnya didepan Kantor Dewan Kesenian Tanah Papua di Taman Imbi Jayapura.

 

Nampak dalam foto Piet ter ikut serta dalam Tim Pendakian Yuliana TOP di Mountain Staar atau Puncak Yuliana di Pegunungan Bintang dalam rangkah mengabadikan untuk pembuatan film pada tanggal 10 – Oktober 1959.

 

Selain dari Puncak Yuliana Beliau juga mengabadikan pembuatan filmnya di Wihelmina TOP, Cartenz Mountain, Weyland Mountains, Arfak Mountains dan Tambrauw Mountains.

 

Pada Tanggal 1 – Mei -1973 Presiden Soeharto mengganti Nama Yuliana TOP menjadi Puncak Mandala di Oksibil, Wihelmina TOP diganti menjadi Puncak Trikora di Wamena, Cartenz TOP diganti menjadi Puncak Jaya di Ilaga.

 

Diposting oleh : Eman Petege, 12-4-18

Foto Dok : Piet ter Laag.

Facebook Comments
11Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *