Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Olahraga » Tidak Disiplin Pelatih IPSI Diberikan Sanksi

Tidak Disiplin Pelatih IPSI Diberikan Sanksi

(81 Views) Januari 23, 2019 10:55 pm | Published by | No comment

PAPUA MENUJU PON XX

JAYAPURA,Youtefapost.comKetua Umum Ikatan Pencak Silat Provinsi Papua, Abisay Rollo, SH menjatuhkan saksi bagi pelatih Silat Papua. Sanksi yang dikenakan berupa pemecatan dari jabatan sebagai pelatih.

Hal itu disampaikan oleh ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) IPSI Papua, Abisay Rollo saat jumpa pers di kantor KONI Papua, Rabu (23/1) sore. Alasan pemecatan pelatih Silat menurut Abisay, pelatih yang bersangkutan dinilai indispliner saat memimpin para atlet latihan.

‘’Jumlah atlet semua 45 yang saat ini tengah berjalan. Sebagai ketua umum dan pertimbangan dari KONI mengambil kebijakan Silat TC di tempat saya sendiri. Juga saat ini saya tengah membangun tempat TC di dekat rumah saya,’’

Ia menyadari tugas berat ada dipundaknya. Sebagai ketua IPSI Papua, juga selaku anak adat, anak daerah Port Numbay, punya tanggungjawab besar meningkatkan prestasi atlet-atlet silat Papua di bumi Cenderawasih. Juga sebagai ketua IPSI ujar Abisay yang saat ini menjabat ketua DPRD Kota Jayapura punya tanggungjawab menyiapkan atlet-atlet sebaik mungkin untuk bertanding di PON XX Tahun 2020 di Papua.

‘’Jika sampai atlet Silat Papua sukses meraih 1 emas di PON XX tahun 2020. Ini luar biasa bagi saya, tetapi jika sampai atlet Silat meraih lebih dari 1 emas, puji Tuhan. Ini sesuatu yang membanggakan bagi saya. Saya tidak ingin target muluk-muluk, bilang Silat target  6 emas. Eh… tak taunya nanti satupun medali tidak dapat. Ini kan sangat memalukan,’’ ujar politikus Golkar ini seraya menambahkan bahwa atlet yang ikut TC berjalan 45 orang. Sementara yang aktif mengikuti TC hanya 35 orang.

Lanjut Abisay,  sebagai ketua umum, ia telah mengambil alih dan memutuskan bahwa TC silat dipusatkan  di padepokan kompleks perumahan DPRD Kota Jayapura. ‘‘Sebagai ketua IPSI saya menyiapkan atlet sebaik mungkin untuk membela nama Papua di iven Nasional sekelas PON.

Memang diakuinya beberapa waktu lalu, ia telah menetapkan pelatih kepala, asisten pelatih dan official. Sayangnya kata dia, saat latihan berjalan, pelatih kepala dinilai indisipliner.  Sebagai ketua umum, ia mengambil kebijakan yakni memecat pelatih. ‘’Bagaimana seorang pelatih bisa mendisiplinkan atlet, sementara pelatih sendiri tidak disiplin. Ini khan hal yang tidak mungkin dan aneh. Saya mau atlet yang diturunkan di PON adalah benar-benar atlet yang siap meraih emas dinegerinya sendiri,’’ imbuhnya.

Satu tahun menjelang PON XX tahun 2020 di Papua kata Abisay, IPSI belum menetapkan jumlah atlet yang akan diturunkan di PON XX tahun 2020 di tanah Papua. Untuk menjaring atlet-atlet silat Papua di PON menurut Abisay, pihaknya akan menggelar kejurda di provinsi Papua. ‘’Pada intinya Silat Papua siap berprestasi di tanah sendiri. Silat siap meraih emas di PON XX Tahun 2020,’’ tegasnya.

Lanjutnya, saat ini 35 atlet masuk penampungan TC. Namun ini ujar Abisay belum final. Bisa saja nanti saat TC berjalan atlet di coret. Artinya, jumlah atlet yang mengikuti TC bisa saja berkurang. Sebaliknya bisa saja jumlah atlet bertambah dari hasil kejurda.

Untuk meningkatkan kemampuan para atlet tandasnya, ia berencana akan menggelar latihan di daerah lain. Bahkan ia juga berencana mendatangkan pelatih silat dari luar Papua. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kemampuan atlet Papua. ‘’ Kita mau atlet-atlet Silat Papua lebih serius berlatih ketika ditangani pelatih dari luar Papua. Ke 35 atlet ini bukan harga mati. Kita akan terus menguji sampai benar-benar dapat atlet tangguh yang diturunkan di PON XX tahun 2020 di Papua,’’paparnya.

Ia pun cukup optimis Silat Papua akan sukses meraih emas di negeri terbit matahari ini. Sebab kata dia Silat sendiri sukses saat di Asian Games. Silat sendiri berhasil meraih 8 emas. ‘’Saya mengajak semua mantan-mantan atlet silat Papua, mari kita duduk diskusi memberikan masukan-masukan bagaimana kita kita mewujudkan mimpi meraih emas di PON Papua,’’ katanya.(ROBIN.S)

(EDITOR BERITA OLAHRAGA : SONNY)

ok

Ketua IPSI Papua Abisay Rollo,SH saat di diwawancarai Wartawan

Facebook Comments
4Shares
This post was written by admin
About

nama : Simson winand Maurit Rumainum,Amd. IP Tempat dan Tanggal Lahir : Jayapura 28 Juni 1970 status : Lajang Pekerjaan : Jurnalis asli Papua Tamat : Universitas Cenderawasih Jayapura Papua,Fisip Uncen angkatan 2000

Categorised in:

No comment for Tidak Disiplin Pelatih IPSI Diberikan Sanksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *