Bapenas Kerahkan Tim Percepatan Pembangunan Papua Untuk PON XX

OK

FOTO BERSAMA DEPAN KANTOR BAPENAS RI

OK
FOTO BERSAMA DEPAN KANTOR BAPENAS RI

YOUTEFAPOST.COM

  JAKARTA-Berkaitan dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Papua, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Prof. Bambang Brodjonegoro, menyebutkan bahwa sesuai Inpres Nomor 9 Tahun 2017, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah memiliki Tim Percepatan Pembangunan Papua.
“Tim ini memang tugasnya memastikan bahwa anggaran yang ditransfer ke daerah, baik dari transfer daerah maupun dari kementerian/lembaga itu tepat sasaran dan sesuai prioritas di daerah. Demikian, untuk fokus PON di Papua, kami akan tugaskan tim tersebut untuk fasilitasi hal-hal yang menjadi kebutuhan dari panita setempat maupun berhubungan langsung dengan panitia tingkat nasional, terutama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI,” ucap Prof. Bambang Brodjonegoro di kantor Bappenas, Rabu (31/10) kemarin.
Hal ini ia sampaikan usai menerima kunjungan Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., beserta rombongan Pemprov Papua dalam rangka audiensi implementasi Inpres Nomor 10 Tahun 2017 tentang tentang Dukungan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XX dan Pekan Paralimpik Nasional XVI Tahun 2020 di Provinsi Papua.
“Kami lakukan pembahasan singkat, di mana dalam 2 tahun tersisa, kami coba follow-up hal-hal yang nantinya bisa memperlancar penyelenggaraan PON di Papua. Pada intinya, kita berfokus pada rencana penyelenggaraannya, serta kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah, karena bukan hanya di Kabupaten Jayapura, melainkan pula di Merauke, Mimika, dan kabupaten lainnya,” jelasnya.
Disebutkannya pula bahwa Bappenas pun mempelajari soal kebutuhan pembiayaan yang kemudian akan didiskusikan lebih detail lagi terkait pembagian beban pusat melalui APBN yang kemudian dibagi melalui kementerian lembaga terkait, kemudian APBD provinsi, dan APBD kabupaten/kota maupun yang berasal dari sponsorship pihak swasta.
Sementara itu, di sisi lain, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., menyebutkan bahwa pembahasan dalam pertemuan yang dilakukan itu tidak terlepas dari pada pembiayaan. Artinya, terkait pembiayaan ini harus dikoordinasikan, seperti halnya kegiatan APBN dalam Dana Alokasi Khusus (DAK), yang mana diharapkan kementerian lembaga prioritaskan bagi PON di Papua.
“Kita minta kepada Bappenas, bagaimana sampaikan ini kepada kementerian lembaga, sehingga seperti halnya DAK ini bisa difokuskan pada kabupaten-kabupaten tuan rumah PON,” ujar Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH.
Selain itu, dilakukan pula pembahasan soal regulasi menyangkut dana infrastruktur Otsus. Enembe meminta agar sekiranya terkait dana infrastruktur Otsus, infrastruktur olahraga juga bisa diakomodir.
“Kalau bicara dana infrastruktur Otsus, maka infrastruktur olahraga juga harus masuk. Kami minta seperti itu. Dengan demikian, tambahan dana infrastruktur dari Otsus bisa alokasikan untuk venue, listrik, dan air bersih, sehingga infrastruktur ini bukan hanya sebatas pembangunan jalan dan jembatan saja,” pungkasnya.( biro humas Provinsi Papua) Penulis : Gratianus S.(Editor SIMSON.R)

Facebook Comments
6Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *