Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Uncategorized » “SURAT-SURAT UCAPAN SELAMAT ATAS BERDIRINYA GKI DI NIEUW GUINEA”

“SURAT-SURAT UCAPAN SELAMAT ATAS BERDIRINYA GKI DI NIEUW GUINEA”

(373 Views) Oktober 26, 2018 12:43 pm | Published by | No comment

-SURAT UCAPAN SELAMAT ATAS BERDIRINYA GKI DI NIEUW GUIUNEA (YOUTEFAPOST.COM)

Pernyataan selamat disampaikan melalui surat-surat kawat dari berbagai mitra gereja dan Pemerintah yang selanjutnya dibacakan oleh Panitera. Adapun surat-surat tersebut berasal dari : 1). General Synode Der Nederlandse Hervormde Kerk, Belanda. 2). Dewan Gereja-Gereja di Indonesia (DGI). 3). Badan Pekerja Synode Gejera Protestan Maluku. 4). Gouverneur van Nederlands Nieuw Guinea dan Zending Lutheran Mission American Lutheran Church

Berikut kutipan beberapa surat ucapan selamat atas Lahirnya “EVANGELISCH CHRITELIJKE KERK” dalam Sidang Sinode Umum Zending di Hollandia Binnen 1956.

Gambar : Palu Sidang Sinode Zending Umum Pertama dan
Logo GKI di Tanah Papua

GENERALE SYNODE DER NEDERLANDSE HEVORMDE KERK
No. 201.885/6571 ‘s Gravenhage, 6 Agustus 1956

Kepada
Synode Umum Yang Pertama
Dari Gereja Kristen Injili di Nieuw Guinea,
p/a Dr. F.C.Kamma
Kota Raja Hollandia Binnen, Nieuw Guinea

Saudara-saudara dalam Tuhan kita Yesus Kristus,

Berhubungan dengan saudara-saudara berhimpun sebagai Synode Umum yang pertama dari Gereja Kristen Injili di Nieuw Guinea maka kami mengirim surat ini kepada saudara-saudara akan menyatakan kegembiraan syukur kami mengingat Gereja saudara-saudara, sebagai Gereja Yesus Kristus, berdiri sendiri.

Akan mengabarkan Injil Kerjaan dan akan menanam Gereja Tuhan, maka tenaga Zending bersama anak-istrinya, keluar dari Gereja kami dan kami pergi ke negeri saudara-saudara. Saudara-saudara maklum akan kesusahan dan kesukaran yang ditemui mereka, akan perjuangan dan kebimbangan mereka, dan terutama akan iman bertekun mereka. Iman itu menuju ke Kerajaan Allah, yang akan datang juga di tanah saudara-saudara, walaupun berpuluh-puluh tahun lamanya rumahnya dan sebaliknya yang tampak kubur mereka, yang letaknya pada pantai-pantai tanah saudara-saudara, masih menyaksikan korban yang dikorbankannya. Oleh karena mereka dan oleh karena pengganti mereka, yang sampai kini pergi dari Gereja kami memberitakan selamat dalam Yesus Kristus, kami merasa tergabung secara istimewa dengan saudara-saudara. Dan karenanya kami mengucapkan syukur kepada Allah.

Karena sekarang ini pelaksanaan aturan gerejani selesai, maka kami sampaikan surat ini kepada saudara-saudara. Kami mengerti, bahwa kejadian itu ialah hal yang amat penting bagi kehidupan gerejani dan gereja saudara-saudara. Sebab dengan penyelesaian aturan itu Gereja saudara-saudara berdiri sendiri, artinya mulai sekarang gereja saudara-saudara bukan lagi dipimpin pendeta-pendeta yang diutus gereja kami, melainkan saudara-saudara yang memimpinnya ialah saudara-saudara yang bersidang disini sebagai utusan dari segala resor-resor gereja di Nieuw Guinea.

Telah Allah menanam dan menumbuhkan Gereja-Nya, telah Ia mulai didalam kamu suatu pekerjaan yang baik, dan iapun akan menyudahkan dia, sehingga sampai kepada hari Kristus Yesus.

Saudara-saudara yang terhormat… itu bukan berarti bagi kami, bahwa pekerjaan Pekabaran Injil, yang dilakukan Gereja kami dalam tanah saudara-saudara, telah berakhir. Kami sudi-seperti biasa sampai akan membantu dengan mengutus tenaga-tenaga Zending dan dengan mengirim tenaga, akan tetapi mulai sekarang ini bukan lagi Dewan Pekabaran Injil Gereja kami saja yang akan menentukan lama dan jumlah bantuan itu.

Mulai sekarang ini segala pendeta utusan akan dapat mengerjakan pekerjaannya diantara Saudara-saudara hanya dengan persetujuan saudara-saudara saja, menurut aturan yang saudara-saudara insyaf akan hal itu. Akan tetapi walaupun demikian saudara-saudara memutuskan pada Proto Synode di Serui, pada tahun 1954, akan menyambutnya dalam iman bahwa Tuhan Gembala Gereja yang memanggil saudara-saudara untuknya. Itulah sebabnya kami mohon kepada Allah, pohon segala anugerah, yang sudah memanggil kamu untuk kemuliaanNya yang kekal itu didalam Kristus Yesus, kiranya Tuhanlah menjadikan kamu sempurna dan tetap dan kuat dan beralas. Bagi Allah yang berkuasa melakukan dengan berlebih-lebih dari pada barang apa yang kita mohonkan atau sangkakan, menurut kuasaNya yang bekerja didalam kita, bagiNyalah kemuliaan didalam sidang jemaat dan didalam Kristus Yesus turun-temurun selama-lamanya. Amin.

Salam Persaudaraan
a.n. Generale Synode Nederlandse Hervormd Kerk
G. de Ru, Ketua.
E. Emmen, Panitera

Surat berikut yang dibacakan pula dalam kesempatan itu, pada Sidang Synode Umum Pertama Gereja Kristen Injili di Nederlands Nieuw Guinea, adalah surat kiriman dari Dewan Gereja-Gereja di Indonesia. Berikut isi suratnya.

DEWAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA
(National Council of Chruches in Indonesia).
No. 658/ES Djakarta, 2 Oktober 1956

Kepada yang Mutabir
Badan Pekerja,
Bakal Gereja Kristen Injili di Irian Barat
Kota-Raja-Holladia Binnen

Saudara-saudara yang Mutabir,
Terima kasih atas surat Ketua Badan Pekerja Bakal Gereja Kristen Injili di Irian Barat, yang memberitahukan tentang Synode Umum pertama yang akan diadakan pada tanggal, 16-31 Oktober.

Kami menyesal bahwa pemberitahuan ini baru sekarang dan bahwa saudara-saudara menganggap hal DGI tidak dapat mengutus seorang ke Irian sebagai suatu ketentuan yang sudah pasti. Jika kami dapat undangan untuk sidang synode ini lebih dahulu, maka kami rela mencoba mengutus seorang.

Betapapun juga kami tetap mendoakan Saudara-saudara sekalian. Doa kami untuk Synode Gereja saudara-saudara akan kami naikkan khusus pada waktu sinode berlangsung. Terutama pada pagi hari Senin, 22 dan 29 Oktober, akan dinaikan jika pegawai-pegawai PGI berkumpul untuk berbakti bersama, doa kami akan naikkan kepada Tuhan kita dalam Yesus Kristus, supaya Ia menunjukkan jalan yang baik untuk Gereja di Irian Barat.

Kami berterima kasih terlebih dahulu atas nyanyian Saudara akan mengirim kepada kami urusan baru serta laporan dari sidang synode. Kami harap saudara juga terima baik segala pengiriman kami.

Salam Persaudaraan
A.n. Badan Pekerja Dewan Gereja-Gereja di Indonesia,
Nn. Mr. A.L.Fransz
Secretaris

Surat berikut yang dibacakan oleh Panitera, saudarah Middag adalah berasal dari Badan Pekerja Synode Gereja Protestan Maluku. Berikut isi suratnya.

GEREJA PROTESTAN MALUKU
Badan Pekerja Synode Ambon
…326/8/80a Ambon, 30 Agustus 1956

Kepada,
Synode Umum Gereja Kristen Injili
di Irian Barat.
d/p/ Dr. G.P. Locher.

Saudara-saudara dalam Tuhan kita Yesus Kristus,
Kami bersukacita dalam Tuhan, bahwa dapat sampaikan salam kami dalam Yesus Kristus kepada Synode Umum yang pertama dari Gereja Saudara-saudara dengan perantara Dr. G.P. H. Locher.

Salam ini pun juga kami sampaikan kepada sekalian Penjabat Anggota Gereja Saudara-saudara.

Sesungguhnya kami bersukacita, karena dapatlah kami berkata-kata dalam iman, bahwa Tangan Kasih Allah setia memegang kita dan kemuliaannya senantiasa melimpah ketengah-tengah bangsa manusia, yang dalam saudara-saudara dan kami terpanggil dan mempunyai satu saja panggilan.

Synode Umum yang saudara-saudara langsungkan untuk membentuk Gereja Kristen Injili di Irian Barat adalah bukti yang nyata dari pada pekerjaan tangan Kasih Allah itu. Didalam Gereja ini Tuhan hendak menghimpunkan orang-orang percaya kepadaNya dari antara bangsa manusia di Irian, supaya bersama-sama dengan segala gereja di atas muka bumi, kita sanggupkan olehNya pada memberitakan Kabar Selamat bagi seluruh dunia:
“JESUS KRISTUS ADALAH TUHAN JURUSELAMAT MANUSIA DAN PENGHARAPAN DUNIA”

Kami berdoa, kiranya Saudara-saudara dan kami pun beroleh kesempatan untuk melaksanakan amanat Tuhan kita Jesus Kristen sebagaimana disunatkan dalam Injil Matius fatsal 28 ayat 19, 20 dan Kisah Perbuatan Rasul-rasul pasal 1 ayat 8.

Pada akhirnya kami ucapkan selamat bersidang bagi saudara-saudara, kiranya Roh Tuhan memimpin Persidangan Synode Umum yang pertama Gereja Kristen Injili di Irian Barat.
“Kiranya Anugerah Tuhan kita Yesus Kristus dan Kasih Allah dan Persekutuan Roh Kudus menyertai kita dan Gereja-gereja Kristus di muka bumi”.

Badan Pekerja Synode Gereja Protestan Maluku
Ketua : Sekretaris,
(Pend. F. H. de Fretes) (Pend. D. Louhenapessy)

Pembacaan surat berikut adalah berasal dari Gouverneur van Nederlands Nieuw Guinea, yang pada saat itu dipimpin oleh J. van Baal. Berikut isi suratnya yang dibacakan oleh panitera.

GOVERNEUR VAN NEDERLANDS NIEUW-GUINEA
Hollandia, 13 Oktober 1956

Kepada Synode Umum
Bakal Gereja Kristen Injili
Di Nederlands Nieuw Guinea

Pada permulaan perundingan-perundingan, Tuan-tuan, saya merasa diri terdorong mengucapkan betapa saya hidup serta dengan pekerjaan besar, dimulai sekarang ini oleh tuan-tuan. Pada saat ini tuan-tuan hendak membentukan dan mewujudkan suatu fasal kehidupan rohani yang sangat penting dengan mendirikan Gerejamu sendiri. Saya mengucapkan pengharapan supaya hal ini dengan berkat Allah dipimpin akan memperdalam dan mengembangkan kepercayaan Kristen dalam daerah kerajaan ini.

Pembangunan Gereja Kristen sendiri ialah juga suatu langkah yang penting dalam pengembangan kemasyarakatan di Nieuw Guinea. Artinya peristiwa ini, ialah bahwa dunia baru yang memasuki Nieuw Guinea pada suatu lapangan memperoleh suatu bentuk cara Nieuw Guinea sendiri yang berdiri sendiri. Hal ini dapat dianggap sebagai suatu permulaan penuh pengertian, bahwa diantara segala sesuatu yang masuk disini yang berjuang akan mendapat bentuknya dan hidupnya sendiri. Gereja yang dimuka dan yang pertamalah mendapat bentuk itu.

Beridirinya sendiri Gereja itu ialah suatu hal yang dipandang pemerintah di negeri ini dengan minat dan kesetujuan hati besar. Maksud pemerintah ialah memajukan kuat-kuat hal berdiri sendiri dari daerahnya kerajaan ini. Saya dapat menyatakan setentu-tentunya kepada tuan-tuan, bahwa Pemerintah Nederland, disokong oleh keyakinan kebanyakan orang rakyat Nederland, akan melangsungkan segala sesuatu yang dapat melaksanakan maksud itu. Dalam hal ini tidak akan diterimanya bahwa lain orang memerintanginya dalam tugas ini dengan tuntutan yang tak berdasar akan mempunyai tanah dari daerah kerajaan ini. Nederland dan tak usah bersangsi tentang hal ini – menjabat pemerintahan atas tanah ini sampai kepada waktu segenap kehidupan bangsa Nieuw Guinea akan beralih dan menentukan sendiri nasib kenegaraan dengan jalan yang sungguh dapat ditanggung.

Moga-moga Tuhan memberkati segala perundingan tuan-tuan

De Gouverneur van Nederlands Nieuw Guinea
J. van Baal

Ucapan selamat berikut datang melalui surat yang dibacakan oleh Panitera, berasal dari Zending Lutheran Mission Nieuw Guinea, American Lutheran Church.

Zending Lutheran Mission New Guinea 17 Oktober 1956
American Lutheran Church

Dr. F.C. Kamma,
Ketua Synode G.K.I. di N.N.G.
Hollandia Binnen

Tuan Dr. Kamma dan Sobat-sobat dari G.K.I

Saya suka ambil kesempatan ini untuk mengucapkan selamat kepadamu dengan Nama Tuhan kita Yesus Kristus.

Saya rasa beruntung kalau kiranya saya mungkin hadir bersama-sama dengan kamu pada peristiwa yang baik pembentukan Synode Gereja baru di Nieuw Guinea Barat. Sayang sekali oleh keadaan yang tidak mengizinkan saya datang, dengan begitu saya kirim selamat dengan surat ini.

Zending Luther di Nieuw Guinea dan kami punya Gereja Luther Injili memohon berkat Tuhan atas peristiwa pendirian Gereja..Kiranya Tuhan selalu hadir dengan FirmanNya dan RohNya supaya kamu menjadi perkakas yang baik akan meneruskan kehendak Tuhan dengan Gerejamu.
Salam istimewa kepada orang yang melawat kami disini.

Saudaramu dalam Kristus,
John Kuder, Ketua.

Pembacaan surat-surat ucapan selamat oleh Panitera dalam pembukaan Sidang Sinode Umum Zending pertama pada 18 Oktober 1956, merupakan bentuk pengakuan dewan-dewan gereja di dunia yang mempelopori pekerjaan Pekabaran Injil ke seluruh dunia yang dikerjakan Hevormde Kerk di Eropa dan American Lutheran Church. Dengan demikian lahirnya GKI di Nieuw Guinea dalam Sidang Sinode Umum 1956 memiliki kedudukan yang sejajar dengan lembaga-lembaga gereja dalam sebuah Negara yang telah diakui dan ditetapkan dalam undang-undang dasar Negara di seluruh dunia.

Refleksi 62 Tahun GKI di Tanah Papua

Sidang Sinode umum yang berlangsung 18-29 Oktober 1956 di Kerk der Hoop Hollandia Binnen, adalah momentum sejarah, lahirnya pemimpin Papua hasil dari buah pekabaran Injil sejak 1855. Para pekerja zending telah membebaskan, mengajar, membimbing dan mempersiapkan manusia Papua untuk memasuki suatu peradaban baru dalam hirarki organisasi legal formal untuk menata, merawat dan mempersiapkan kader untuk melanjutkan tongkat estafet pekabaran injil di milenum baru.

Belajar dari sejarah, karya dan kerja para Zending Belanda dan Jerman, serta para penginjil dari Sangie Talaud, Ambon dan Papua, memberikan makna bagaimana gereja bekerja dengan penuh tanggung jawab, taat, setia, sabar dan dengar-dengaran di dunia untuk membawa perubahan dalam kehidupan umat manusia, membebaskan dan memerdekakan orang Papua dari belenggu keterbelakangan, belenggu kebodohan dan belenggu penindasan dalam konteks teologi pembebasan.

Enam puluh dua tahun sejak pengakuan Gereja-Gereja Dunia menyatakan selamat, untuk menghargai usaha dan kerja Zending di Nieuw Guinea selama 101 tahun, dan menyerahkan tongkat estafet pekerjaan pekabaran injil dibawah bendera Organisasi GKI di Nieuw Guinea, 1956, setelah tahun 1969 para pekerja Zending serta suluruh bentuk, wujud dan dasarnya dirubah dalam wajah integrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia. GKI dan orang Papua kehilangan dasar dan roh berpijak ketika tabir kesulungannya diterobos oleh Persekutuan Gereja-gereja Indonesia, menjadikan rumah Papua tidak bertuan bagi manusia Papua.

Selamat HUT GKI -62, 1956- ( PENULIS A.RUMBEKWAN)
EDITOR : SONNY RUMAINUMOK

7Shares
This post was written by admin
About

nama : Simson winand Maurit Rumainum,Amd. IP Tempat dan Tanggal Lahir : Jayapura 28 Juni 1970 status : Lajang Pekerjaan : Jurnalis asli Papua Tamat : Universitas Cenderawasih Jayapura Papua,Fisip Uncen angkatan 2000

Categorised in:

No comment for “SURAT-SURAT UCAPAN SELAMAT ATAS BERDIRINYA GKI DI NIEUW GUINEA”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *