Gelar Rapat KONI Papua, Cek Kesiapan Cabor PON 2020

ok

fOTO : Suasana Rapat Koni papua

ok
fOTO : Suasana Rapat Koni papua

KONI Papua Gelar Rapat Cek Kesiapan Cabor Untuk TC

JAYAPURA Youtefapostcom,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, menggelar pengecekan bagi seluruh cabang olahraga (cabor) yang akan menjalani treaning center/pemusatan latihan untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX tahun 2020, yang berlangsung di ruang rapat kantor KONI Papua, Senin 17 September 2018.

Sekertaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya SP.M.Si mengatakan, sebenarnya ini dalam rangka persiapan TC, kita mengecek kembali cabor-cabor yang sudah siap.

“Kita sudah sampaikan yang atletnya sudah siap melalui tahapan tes fisik dan kesehatan dalam minggu ini sudah kita fasilitasi untuk mereka TC berjalan,” ujar Kenius Kogoya, Senin, 17 September 2018.

Keni juga menjelaskan dari beberapa data yang ada sebagian besar sudah. Hanya saja persoalannya sekarang kita di minta untuk cabang olahraga itu yang kita kurangi.

“50 cabang olahraga yang ada di kurangi, sesuai 50 cabor yang di SK kan oleh KONI pusat. Kita di minta untuk kurangi cabang olahraga 35 sampai 40 cabor,” tuturnya

Dirinya juga katakan ini yang akan kita rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Muda-mudahan kita bisa memutuskan cabor-cabor apa saja yang akan di pertandingkan di PON 2020.

“Persoalan bukan karena kami KONI belum siap. Tetapi dalam waktu yang singkat ini, insfrastruktur pembangunan venue itu keliahatannya belum bisa di lakukan semua venue,” ungkapnya.

Itu sebabnya cabornya minta di kurangi, di mana yang kira-kira apa yang bisa kita pertandingkan di PON. Disinggung terkait dengan pelatih yang akan di menangani tim di cabor masing-masing, Ia mengaku paling tidak pelatih itu harus memiliki lisensi.

“Kami harapkan setiap pelatih yang menangani atlet itu pelatih bukan karena mantan juara. Tapi pelatih harus dia memiliki lisensi dan pengetahuan, untuk bagaimana melatih dengan baik,” bebernya.

Perkembangan olahraga hari ini, tidak bisa di samakan dengan yang sudah berlalu. Sekarang ini kemajuan olahraga kita sudah bisa tahu atlet yang akan juara itu pelatih sudah pastikan itu.

“Jadi bisa mendapatkan medali emas. Sudah bisa di pastikan emas sudah bisa kita tahu karena Iptek itu, penanganan periodisasi latihan dan hasil akhir itu sudah bisa kita tahu. Oleh karena itu harus di latih dengan pelatih yang berlisensi,” tutupnya. Tutupnya. (reporter : Geisler, Editor: Sonny)

Facebook Comments
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *