Wajah Demokrasi Indonesia Belum Menunjukan Kedewasaan”

Kombes Pol A. M kamal

om. DARI : DISKUSI/  DIALOGTIKA PEMUDA,  MAHASISWA DAN RAKYAT  PAPUA DALAM TOPIK KIBLAT POLITIK TRANSAKSIONAL UNTUK  MASA DEPAN RAKYAT PAPUA

YOUTEFAPOST.COM,Jayapura ( 16/03/2018), Bertempat digrand  hotel Abepura Kegiatan Diskusi Pemuda dan mahasiswa yang bertema Kiblat Poltik Traksional untuk masa Depan Rakyat Papua yang langsung mendapat tanggapan positif dari Kapolda  Papua yang langsung disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes pol. A.M. Kamal  menurutnya acara tersebut merupakan acara ini sangat  luar biasa yakni kita harus menjawab isu-isu disusun secara  rapih  yang berkembang sekarang   ke depan oleh sebabnya lewat kegiatan ini kita harus punya niat baik untuk masa depan papua dan pertemuan ini bukan yang  akhir dari semuanya kita harus punya strong,” ujarnnya,lanjut kata Kabid humas oleh sebab itu menurutnya kita punya mimpi yang biasa-biasa saja strongnya kecil  oleh sebab itu kita harus punya mimpi dan niat yang besar guna mengubah impian kita yang lebih besar  oleh seba itu utuk memilih Calon-calon Bupati  dan calon Gubernur dan wakil Gubernur untuk menjawab  Impian-impian Kita yang lebih besar dalam kesempatan itu kabid humas Polda Papua Kombespol A. M , Kamal menyampaikan permohonan Maaf atas ketidak hadiran Kapolda Papua karena ada dipanggil ke Jakarta, tambanya lanjut menerutnya tidak mengurangi semangat kita, yang lansung membuka dengan resmi kegiatan kita. ditempat yang sama Ketua Panitia penyelenggara Bung Stenly Salamahu Sayuri memberikan sambutan dan tujuan kegiatan yang dilaksanakan Oleh Aliansi Pemuda Masyarakat Papua yakni memberikan pemahaman politik secara langsung lewat diskusi ini,  Guna memandang wajah demokrasi kita  yang mati surih ini,  baik Di Indonesia  dan lebih utama di tanah Papua,  Yang mengalami pasang surut dengan kata lain belum  menunjukan wajah kedewasaan di banding di erah

reformasi yang menjadi primadona saat itu. Ada penegakan ham dan pemilihan secara langsung tidak terjadi politik transaksional yangng mana suaranya dapat dibeli dengan uang seperti sekarang ini bahkan sampai hilangnya nyawa  manusia dalam rekrutmen politik dalam konsestan, kita harus  pilih sesuai hati nurani bukan dipaksa dengan uang,  sehigga kedepan nantinya  tidak terjadi peluang korupsi dalam pileg, pilkada dan pilpres”,tandasnya, dalam sambutannya .

Kegiatan tersebut Juga menghadirkan nara sumber antara lain;  Ketua Komnas Ham  Wilayah Papua dan Papua Barat Frits Ramandey SH dan Pdt Marinus Young Yang sebagai Dosen Fisip Uncen Akademisi serta Kabid Humas Polda papua Kombes Pol. A. M. Kamal mewakili Kapolda Papua peserta yang hadir kurang lebih sekitar seratus orang yang terdiri dari Mahasiswa dan pemuda dari berbagai asrama Se-Kabupaten/kota di provinsi Papua dan Papua barat….(Editor : Sonny Rumainum.( Sumber :  ketuaAMPERA .Stenly S. Sayuri)

Foto ; saat Menerikan laporannya
Ketua Panitia Stenly Salamahu Sayuri saat memberikan laporannya
Kombes Pol A. M kamal saat memberikan sambutannya/( Foto Sonny.)
Pemuda dan mahasiswa
( peserta diskusi saat mengikuti pembukaan (foto : Sonny,rumainum)
Facebook Comments
17Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *