Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Uncategorized » Pelatihan Jurnalistik Berbasis Perespektif Gender, Diharapkan dapat Membekali wartawan guna Menulis beritanya

Pelatihan Jurnalistik Berbasis Perespektif Gender, Diharapkan dapat Membekali wartawan guna Menulis beritanya

(146 Views) Maret 15, 2018 9:25 am | Published by | No comment

DARI:  : JOURNALISM TRAINING BASED ON GENDER PERSPECTIVE  (PELATIHAN JURNALISTIK BERBASIS PERSPEKTIV  GENDER),  KERJA  SAMA EMBASSY OF THE UNITED STATES OF AMERICA  DAN SEKOLAH TINGGI KOMUNIKASI ( STIKOM) MUHAMADYA JAYAPURA -PAPUA  INDONESIA 

YOUTEFAPOST.COM, JAYAPURA.14/16 /03/20180

Jurnalis atau praktisi media merupakan para pengahasil konten media yang memiliki efek pada khalayaknya baik terkait dengan pengetahuan, sikap maupun prilaku, merujuk pada konsekuensi tersebut maka para jurnalis atau praktisi media menjadi salah satu faktor penting yang mempengarui isi media selain rutin media, organisasi media,eksternal media dan ideologi  yang abdi masyarakat (shoemaker dan Rees,1996).

Terkait dengan pentingnya jurnalis sebagai factor yang mempengarui isi media maka perbaikan isi media yang terkait dengan bias gender haruslah melibatkan kesadarn dan partisipasi aktif para jurnalis.

Bias gender merujuk pada situasi,   kondisi  atau perlakuan yang melahirkan ketidakadilan pada seseorang dikarenakan kodratnya sebagai perempuan atau laki-laki.

Pertanyaan muncul kemudian apa yang dimaksud dengan gender sehinnga bias yang terjadi dapat menghasilkan ketidak adilan pada laki-laki dan perempuan.

Kita seringkali mendengar kata gender, dan sebagian orang menganggap pengertianya hanya sebatas jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan.

Akan tetapi sebenarnya gender sebagai konsep juga menunjukan pada pengertian tentang kontruksi sosial tentang laki-laki dan perempuan.

Akan tetapi sebenarnya gender sebagai konsep juga merujuk pada pengertiantentang kontruksi sosial tentang lakii-laki dan perempuan dimasyarakat.

Merujuk pada pengertian tersebut maka ada beberapa konsep penting yang harus dipahami yaitu kontruksi sosial budayah patriarki dan gender,  demikian penyampaian  kata  dosen Unpad bandung dalam membawa materinya; dalam pelatihan jurnalis bagi wartawan cetak dan elektronik di hotel Grand abe belum lama ini.

Kegiatan tersebut dimulai dari tanggal 14 hingga 16  maret 2018 di grand hotel abepura yang adakan per gelombang yakni gelombang pertama diikuti oleh para wartawan senior  dan gelombang kedua diikuti oleh wartwan madya dan  mahasiwa stikom muhamadya abepura yang dibuka langsung oleh Miss Alexia Branch Assistant Press,atache U.S.Embassy Jakarta dari kedutaan besar Amerika di Jakarta dan beberapa plagiat gender dan media diantaranya Dr, Eni Maryani, unpad bandung,akademisi Dr, Tri Hastuti Nur Rochima . M.si, dosen  Ilmu Komunikasi UMY, Dewan redaksi Suara A’isyah Dan plagiat Litetarsi Media kegiatan tersebut ini juga menambah wawasan dan ilmu bagi para wartawan senior maupun yunior ujar salah satua awak, media lokal Harian pagi papua Geissler  saat memberikan komentarnya saat pembagian Sertifikat pelatihan pada gelombang pertama.

Pelatihan jurnalis ini di Tutup secara resmi oleh Assistant Press Atache U.S. Embasssy yang datang lansung dari Kedutaan besat Amerika serikat Di Jakarta…….(Editor : Simson W. M) redaktur Umum Russdy Anwar)

foto bersama

saat penutupan kegiatan gelombang pertama pelatihan  berbasis pespetive Gender  para awak jurnalis media dipapua

 saat  serius mengikuti kegiatan pelatihan jurnlistik berbasis perspektif gender

Facebook Comments
6Shares
This post was written by admin
About

nama : Simson winand Maurit Rumainum,Amd. IP Tempat dan Tanggal Lahir : Jayapura 28 Juni 1970 status : Lajang Pekerjaan : Jurnalis asli Papua Tamat : Universitas Cenderawasih Jayapura Papua,Fisip Uncen angkatan 2000

Categorised in:

No comment for Pelatihan Jurnalistik Berbasis Perespektif Gender, Diharapkan dapat Membekali wartawan guna Menulis beritanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *